Senin, 04 Mei 2026 WIB

Dua Dokter Meninggal, Termasuk Satu PDP Virus Corona

Harijal - Minggu, 05 April 2020 16:30 WIB
Dua Dokter Meninggal, Termasuk Satu PDP Virus Corona
(KOMPAS/Heru Sri Kumoro).
IDI mengonfirmasi dua dokter meninggal dunia terkait virus corona. Satu di antaranya bahkan dirawat karena berstatus PDP. Ilustrasi.

JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengonfirmasi dua dokter meninggal dunia terkait virus corona (covid-19). Mereka adalah dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan Wahyu Hidayat dan dokter Heru Sutantyo.

Dokter Wahyu merupakan anggota IDI cabang Kabupaten Bekasi dan dokter Heru adalah anggota IDI cabang Jakarta Selatan.

"Dokter Wahyu dirawat karena (status) PDP covid-19, belum tahu postif. Dokter Heru belum ditelusuri," kata Wakil Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi kepada CNNIndonesia.com, Minggu (5/4).

Baca Juga:

Kematian dokter Wahyu dan dokter Heru menambah daftar panjang tenaga medis yang meninggal dunia karena covid-19. Total, sudah 18 dokter meninggal dunia terkait dengan pandemi virus corona.

"Dokter sejumlah 18 orang, di luar dari dokter gigi ada empat orang terkait dengan covid-19, ada yang positif dan PDP," tutur Adib.

Baca Juga:

Adib menyatakan IDI menganjurkan para dokter untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) standar level 2 yang meliputi kacamata google, sarung tangan, masker n95, dan fesil.

Adib mendesak pemerintah untuk dapat memenuhi kebutuhan APD untuk para dokter. "Kalau kuantitas pasti kurang dan selalu dikeluhkan. Pemerintah mesti memfasilitasi mendorong industri dalam negeri untuk memasok APD," tegas Adib.

Adib juga menyatakan IDI akan membahas regulasi internal untuk mencegah penularan pada dokter yang bertugas.

"Kami akan bahas regulasi internal di dalam pelayanan, termasuk APD dan lainnya itu akan kami bicarakan. Mungkin berupa imbauan atau instruksi misalnya dengan usia tertentu jangan praktek," tutur Adib.

Berdasarkan informasi yg diterima PB IDI setidaknya ada 18 dokter yg dilaporkan meninggal krn Positif Covid19 dan PDP Covid hingga Minggu (5/4). Yakni:
1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM)
2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (GB FKM UI)
3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)
4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)
5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta, IDI Jaksel)
6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)
7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)
8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan, IDI Jaktim)
9. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU, IDI Medan)
10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan, IDI Cabang Prabumulih)
11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)
12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS di RSAL Mintohardjo. (IDI Jakpus)
13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)
14. Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)
15. DR.Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) Meninggal di RS Persahabatan (IDI Jaksel)
16. Dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangsel)
17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jaksel)
18. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT meninggal di RS Pelni (IDI Kab. Bekasi)

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru