PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
kabarmelayu.com,YOGYAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), me
TNI/Polri
JAKARTA - Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia pada Jumat (8/5) secara kumulatif mencapai 13.112 pasien. Sementara itu, jumlah pasien meninggal berjumlah 943 orang, dan pasien sembuh mencapai 2.494 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan angka tersebut merupakan data hingga hari ini per pukul 12.00 WIB.
"Kasus akumulasi konfirmasi Covid adalah 13.112 orang," kata Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (8/5).
Baca Juga:
Itu, kata dia, bertambah 336 kasus dari hari sebelumnya. Sementara itu, untuk kasus sembuh hari ini bertambah 113 orang, dan kasus meninggal bertambah 13.
Saat ini kasus penyebaran Covid-19 sudah ada di 34 provinsi yakni 356 kabupaten kota. Hari ini bertambah dua daerah lagi dibanding sebelumnya.
Baca Juga:
Kasus penyebaran virus corona masih menunjukkan grafik naik. Sehari sebelumnya, jumlah pasien positif corona per Kamis (7/5) mencapai 12.776 pasien, sementara jumlah pasien meninggal berjumlah 930 orang, dan pasien sembuh mencapai 2.381 orang.
Meskipun demikian, Yuri optimistis kasus Covid-19 mulai bisa dikendalikan. Menurutnya, kunci pengendalian Covid-19 adalah kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan pembatasan dan protokol kesehatan.
"Kita tidak tahu siapa orang di luar rumah yang membawa virus," kata dia yang meminta masyarakat untuk membatasi diri berada di luar rumah.
"Kita tidak bisa membuat jaminan tidak bisa tertular dalam situasi ini," imbuhnya.
Jikapun harus keluar rumah, Yuri minta waktu dibatasi secepat-cepatnya, dan mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kepada bangsa Indonesia Indonesia untuk bisa memahami langkah ketika harus hidup berdampingan dengan virus corona sementara ini. Jokowi mengatakan hingga vaksin belum ditemukan, maka tak ada acuan bahwa virus corona benar-benar berhenti menyebar.
"Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis.
(CNNIndonesia.com)
kabarmelayu.com,YOGYAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), me
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SUMUT Ratusan anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur didampingi Tim Pengacara, LSM Penjara Rohul, dan Ketua Adat men
Peristiwa
kabarmelayu.com, PEKANBARU Upaya menjaga kesehatan masyarakat terus dilakukan di tengah kondisi udara Kota Pekanbaru yang terdampak kabut
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian Gerakan Pramuka terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata dalam mewujudkan Zero Stunt
Sosial
kabarmelayu.com,TEMBILAHAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, membakar lahan gambu
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan peninjauan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di K
Hukrim
kabarmelayu.com,PELALAWAN Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga pendinginan, terus dilakukan secara berkelanjutan. P
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meminta pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Teratai, Kecamatan Senapela
Pemerintahan
Peringati HUT ke81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Kasus serius tengah mengguncang publik tanah air. Kasus itu menyangkut dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen oten
Hukrim