Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

DPR Minta Polisi Tak Sembarangan Respons Lelucon Gus Dur

Harijal - Kamis, 18 Juni 2020 18:57 WIB
DPR Minta Polisi Tak Sembarangan Respons Lelucon Gus Dur
(CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepolisian tidak sembarangan dalam merespons guyonan Gus Dur tentang polisi jujur

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepolisian untuk tidak sembarangan dalam merespons guyonan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur soal polisi jujur.

Sahroni menyayangkan tindakan Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara, yang melakukan pemeriksaan terhadap pria bernama Ismail Ahmad karena mengutip guyon Gus Dur tersebut.

"Jika tujuannya adalah untuk mengingatkan maka tidak masalah. Polisi juga bisa lebih berhati-hati dalam menanggapi candaan maupun kritikan dari masyarakat," kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (18/6).

Baca Juga:

Menurut Sahroni, guyonan Gus Dur tidak bertujuan menyerang kepolisian. Pernyataan itu justru nasihat abadi agar polisi tetap bekerja sesuai koridor, amanah, dan profesional.

Politikus Partai Nasdem itu menilai tidak seharusnya polisi menindak orang yang mengunggah ulang kutipan guyonan Gus Dur. Polisi harus menerimanya sebagai masukan, kata Sahroni.

Baca Juga:

"Jadi kita juga harus sama-sama fair, publik mengingatkan, polisi juga bisa menerima kritikan," tuturnya.

Sebelumnya, Polres Kepulauan Sula memeriksa warga bernama Ismail Ahmad. Ismail mengunggah kalimat kritik kepada polisi unggahan di Facebook.

Ismail menulis, "Hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: patung polisi, polisi tidur, dan Jenderal Hoegeng." Kalimat itu adalah salah satu kutipan terkenal dari Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Tindakan Polres Sula itu memicu protes keras, termasuk dari keluarga Gus Dur. Tagar #IndonesiaDaruratHumor pun masih menjadi trending topic di Twitter.

"Harusnya kalau polisi mau menuntut, menuntut Gus Dur, karena dia mengutip lelucon Gus Dur," ujar Alissa saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (17/6).

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
Dinkes Bersama KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2000 Masker ke Pengguna Jalan
Peduli Stunting, Kwarcab Pramuka Pekanbaru Salurkan Bantuan di Senapelan
Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga
komentar
beritaTerbaru