Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepolisian untuk tidak sembarangan dalam merespons guyonan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur soal polisi jujur.
Sahroni menyayangkan tindakan Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara, yang melakukan pemeriksaan terhadap pria bernama Ismail Ahmad karena mengutip guyon Gus Dur tersebut.
"Jika tujuannya adalah untuk mengingatkan maka tidak masalah. Polisi juga bisa lebih berhati-hati dalam menanggapi candaan maupun kritikan dari masyarakat," kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (18/6).
Baca Juga:
Menurut Sahroni, guyonan Gus Dur tidak bertujuan menyerang kepolisian. Pernyataan itu justru nasihat abadi agar polisi tetap bekerja sesuai koridor, amanah, dan profesional.
Politikus Partai Nasdem itu menilai tidak seharusnya polisi menindak orang yang mengunggah ulang kutipan guyonan Gus Dur. Polisi harus menerimanya sebagai masukan, kata Sahroni.
Baca Juga:
"Jadi kita juga harus sama-sama fair, publik mengingatkan, polisi juga bisa menerima kritikan," tuturnya.
Sebelumnya, Polres Kepulauan Sula memeriksa warga bernama Ismail Ahmad. Ismail mengunggah kalimat kritik kepada polisi unggahan di Facebook.
Ismail menulis, "Hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: patung polisi, polisi tidur, dan Jenderal Hoegeng." Kalimat itu adalah salah satu kutipan terkenal dari Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
Tindakan Polres Sula itu memicu protes keras, termasuk dari keluarga Gus Dur. Tagar #IndonesiaDaruratHumor pun masih menjadi trending topic di Twitter.
"Harusnya kalau polisi mau menuntut, menuntut Gus Dur, karena dia mengutip lelucon Gus Dur," ujar Alissa saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (17/6).
(CNNIndonesia.com)
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen