Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Viral Bidan di Tangerang Hina Pasien BPJS Miskin, Bupati Minta BKD Turun Tangan

Harijal - Jumat, 26 Juni 2020 16:35 WIB
Viral Bidan di Tangerang Hina Pasien BPJS Miskin, Bupati Minta BKD Turun Tangan
Ilustrasi (AFP)

TANGERANG - Seorang bidan puskesmas di Kabupaten Tangerang menjadi sorotan netizen. Penyebabnya, sang bidan terkesan merendahkan pasien BPJS Kesehatan dengan sebutan miskin, distatus WhatsApp (WA) pribadinya.

Bidan berinisial D ini juga menyebut pasien miskin tersebut tidak punya malu karena berobat hanya membayar Rp3.000 dan lahiran gratis, tetapi membuli bidan yang sudah menolongnya lahiran itu.

"Kebanyakan yang berobat dan lahiran di Kemiri itu pasien ekonomi ke bawah. Tapi kalu lihat komennya jadi netizen ngebuli bidan PKM Kemiri bikin kuping jadi panas," tulis D, dikutip dari statusnya, Kamis (25/6/2020).

Baca Juga:

Tidak cukup di situ, D masih melanjutkan tulisannya dengan menyerang netizen yang dinilainya tidak mengetahui apa-apa. Dia menyebut "netizen bokek jangan berobat di puskesmas".

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar segera memanggil bidan D dari Puskesmas Kemiri karena telah menyebut pasien BPJS Kesehatan miskin. Menurut Zaki, bidan itu akan diperiksa Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tangerang.

Baca Juga:

Sebelumnya, bidan D juga telah mendapatkan teguran keras atas status WhatsApp-nya dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. "Nanti diperiksa BKD," ucapnya, Jumat (26/6/2020).

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi sudah menegur keras bidan D. "Iya sudah kita tegur keras. Mungkin etika saja karena masyarakat juga punya tingkah laku yang beragam," katanya.

Sebagai bidan puskesmas, D harus lebih bisa menahan diri dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Tidak hanya itu, sebagai abdi warga, D juga harus bisa bersabar menghadapi perilaku masyarakat. "Intinya kurang sabar. Harusnya sambil edukasi. Tidak bisa merendahkan orang miskin seperti itu juga," ucapnya.

(iNews.id)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru