Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
BANYUWANGI - Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Banyuwangi dikarantina massal. Seluruh akses masuk menuju pesantren ditutup, kecuali untuk petugas medis dan logistik. Selain itu warga di sekitar pesantren juga dilarang beraktivitas di luar rumah.
Upaya ini dilakukan menyusul adanya klaster Covid-19 di Pondok Pesantren Blokagung. Pemerintah daerah tidak ingin wabah tersebut menyebar lebih luas, sehingga karantina massal terpaksa diterapkan.
Pantauan iNews.id, sejak siang tadi sejumlah akses masuk dijaga ketat aparat TNI-Polri. Warga kampung juga tidak terlihat beraktivitas, kecuali hanya relawan petugas jaga. Sementara, sejumlah mobil ambulans tampak bersiaga.
Baca Juga:
“Semua harus diproteksi dari kemungkinan penularan. Karenanya, aktivitas masyarakat dibatasi,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Kadir, Senin (31/8/2020).
Kadir mengatakan, petugas juga telah melakukan pemetaan untuk menentukan area-area dalam pondok yang digunakan untuk penanganan para santri. Masing-masing untuk penanganan santri positif Covid-19, reaktif, maupun nonreaktif.
Baca Juga:
Selain itu, pihaknya bersama tim gabungan juga sudah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik para santri. “Setiap hari kami siapkan 6.000 kotak nasi untuk para santri. Kebutuhan ini kami siapkan selama 14 hari ke depan. Agar imunitas mereka meningkat, gizi juga kita penuhi,” katanya.
Untuk memastikan makanan steril, dapur umum kata Kadir juga didirikan di lokasi yang cukup jauh dari kompleks pesantren. “Semua harus dipastikan sehat dan bebas virus,” ujarnya.
Diketahui, sebanyak 771 santri Ponpes Darussalam Blokagung, Banyuwangi terpapar Covid-19. Kasus ini juga menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Banyuwangi dan Jawa Timur (Jatim). Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran virus mematikan ini.
(iNews.id)
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen