Minggu, 03 Mei 2026 WIB

771 Santri Positif Covid-19, Seluruh Akses Menuju Pesantren Blokagung Ditutup

Harijal - Selasa, 01 September 2020 00:15 WIB
771 Santri Positif Covid-19, Seluruh Akses Menuju Pesantren Blokagung Ditutup
(foto: iNews.id/Eris Utomo)
Petugas TNI-Polri berjaga di akses masuk menuju pesantren, Senin (31/8/2020).

BANYUWANGI - Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Banyuwangi dikarantina massal. Seluruh akses masuk menuju pesantren ditutup, kecuali untuk petugas medis dan logistik. Selain itu warga di sekitar pesantren juga dilarang beraktivitas di luar rumah.

Upaya ini dilakukan menyusul adanya klaster Covid-19 di Pondok Pesantren Blokagung. Pemerintah daerah tidak ingin wabah tersebut menyebar lebih luas, sehingga karantina massal terpaksa diterapkan.

Pantauan iNews.id, sejak siang tadi sejumlah akses masuk dijaga ketat aparat TNI-Polri. Warga kampung juga tidak terlihat beraktivitas, kecuali hanya relawan petugas jaga. Sementara, sejumlah mobil ambulans tampak bersiaga.

Baca Juga:

“Semua harus diproteksi dari kemungkinan penularan. Karenanya, aktivitas masyarakat dibatasi,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Kadir, Senin (31/8/2020).

Kadir mengatakan, petugas juga telah melakukan pemetaan untuk menentukan area-area dalam pondok yang digunakan untuk penanganan para santri. Masing-masing untuk penanganan santri positif Covid-19, reaktif, maupun nonreaktif.

Baca Juga:

Selain itu, pihaknya bersama tim gabungan juga sudah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik para santri. “Setiap hari kami siapkan 6.000 kotak nasi untuk para santri. Kebutuhan ini kami siapkan selama 14 hari ke depan. Agar imunitas mereka meningkat, gizi juga kita penuhi,” katanya.

Untuk memastikan makanan steril, dapur umum kata Kadir juga didirikan di lokasi yang cukup jauh dari kompleks pesantren. “Semua harus dipastikan sehat dan bebas virus,” ujarnya.

Diketahui, sebanyak 771 santri Ponpes Darussalam Blokagung, Banyuwangi terpapar Covid-19. Kasus ini juga menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Banyuwangi dan Jawa Timur (Jatim). Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran virus mematikan ini.

(iNews.id)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru