Kamis, 11 Juni 2026 WIB

PBB Masukkan Israel ke Daftar Penjahat Anak

Redaksi - Sabtu, 08 Juni 2024 16:34 WIB
PBB Masukkan Israel ke Daftar Penjahat Anak
Warga Palestina menyolatkan jenazah korban serangan Israel.(Foto: AP Photo/Hatem Moussa)

"Ini adalah masalah besar karena ini adalah kerangka kerja yang dibuat untuk melindungi anak-anak dari dampak konflik bersenjata," kata Heffes.

Bocah Palestina jadi sasaran
Salah satu nama terdaftar oleh Israel sebagai tersangka pejuang Palestina yang tewas dalam serangan terhadap sekolah PBB di kamp pengungsi Nuseirat pada Kamis (6/6/2024), ternyata adalah seorang anak laki-laki berusia delapan tahun. Demikian menurut catatan rumah sakit.

Baca Juga:

Kantor berita Associated Press (AP) mengidentifikasi anak laki-laki yang terbunuh itu sebagai Shaheen Mahmoud Ibrahim Abu Sharif.


Dua anak laki-laki lainnya – berusia 10 dan 14 tahun – dalam daftar rumah sakit termasuk di antara 33 pengungsi yang terbunuh dalam serangan udara Israell.

Baca Juga:

Kedua nama itu ditengarai adalah putra dari seorang pria yang diidentifikasi Israel sebagai militant. "Namun ayahnya tidak termasuk di antara korban tewas di Rumah Sakit Al-Aqsa," kata AP.

Serangan barbar Israel terhadap Jalur Gaza terus berlanjut. Tidak hanya kamp tenda pengungsi, sekolah yang menjadi tempat berlindung pun turut dibom.

Setidaknya 40 orang terbunuh dalam serangan udara Israel terhadap sebuah sekolah yang menampung pengungsi di Nuseirat di Gaza tengah. Perempuan serta anak-anak termasuk di antara korban yang gugur. Demikian dilaporkan kantor berita Wafa seperti dikutip Aljazirah, Senin (6/6/2024).

Militer Israel mengonfirmasi bahwa mereka telah mengebom sebuah sekolah PBB, UNRWA, yang berfungsi sebagai tempat penampungan bagi ribuan pengungsi di Nuseirat. Militer Israel mengeklaim pihaknya menargetkan pejuang Hamas yang berlindung di gedung tersebut.


Kantor Media Pemerintah Gaza menggambarkan serangan Israel yang menewaskan puluhan orang Nuseirat sebagai bukti nyata dari "genosida dan pembersihan etnis".

Ismail al-Thawabta, juru bicara kantor media, menggambarkan serangan itu sebagai pembantaian yang mengerikan. Perempuan dan anak-anak, kata ia, termasuk di antara mereka yang terbunuh.

israel-ke-daftar-penjahat-anak-part1" target="_blank">Sumber Republika

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
Israel Cegat Misi Kemanusiaan ke Gaza, PWI Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Praka Farizal Gugur Saat Salat Isya Karena Terkena Mortir Israel
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang Tewaskan Prajurit TNI
BKSAP DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Palestina
komentar
beritaTerbaru