Jumlah Hotspot Riau Naik Jadi 19 Titik, Sumatera 4.845, Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pelanpelan jumlah hotspot di wilayah Provinsi Riau merangkak naik. Dari beberapa hari sebelumnya yang sudah ber
Lingkungan
Massa saling serang menggunakan senjata tajam. kayu dan batu. Puluhan kendaraan roda dua serta 3 unit kendaraan roda 4 yang ada di sekitar kawasan tersebut tak terhindar dari amukan massa.
Bentrokan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Di lokasi kejadian, sejumlah orang alami luka-luka.
Baca Juga:
Sebanyak 3 unit mobil yang berada di lokasi bentrok mengalami kerusakan, termasuk puluhan kendaraan roda dua yang terparkir.
Saksi di lokasi menyebutkan, kelompok terlibat bentrok itu merupakan ormas yang anggotanya dikeroyok.
Baca Juga:
Sebagian anggota kelompok tersebut terlihat membawa senjata seperti kayu dan samurai.
"Ada yang kena samurai juga kabarnya tadi. Tangannya luka-luka," tambah warga ini.
Usai bentrok, ratusan personil dari Polresta Pekanbaru dan Dit Samapta Polda Riau. Tampak juga Brimob dengan baracuda dan peralatan lengkap berjaga di lokasi.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika terlihat turun langsung ke lokasi sekitar pukul 13.00 WIB. Kapolres datang bersama Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Berry Juana Putra.
Tak selang berapa lama, Direktur Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Asep juga turun ke lokasi. Seluruh personel polisi yang ada di sana mengamankan TKP dan barang bukti.
Pecahan kaca dari bagunan gedung masih berserakan di halaman. Beberapa kayu juga terlihat berserakan di sekitar lokasi. Tampak pula kendaraan yang berantakan akibat diamuk massa.
"Terjadi perselisih pahaman antar orang per orang, namun mereka membawa Ormas. Kita masih melakukan pendalaman," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.
Pihaknya masih melakukan pengumpulan bahan dan keterangan terkait peristiwa bentrokan yang terjadi. Ia memastikan melakukan penegakkan hukum atas peristiwa ini.
"Kita akan lakukan penangkapan terhadap mereka yang melakukan pelanggaran hukum. Kita lihat di sini ada pengrusakan," tegas Kombes Jeki dikutip dari nadariau.com.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Polisi mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan pemilik. Kejadian ini juga menjadi perhatian masyarakat yang melintas di sana.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pelanpelan jumlah hotspot di wilayah Provinsi Riau merangkak naik. Dari beberapa hari sebelumnya yang sudah ber
Lingkungan
kabarmelayu.com,LAMPUNG Ketika arus informasi bergerak lebih cepat daripada sebelumnya dan setiap orang dapat menjadi penyampai berita m
TNI/Polri
Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 251,4 g/mda
Pemerintahan
Panglima TNI Hadiri Penyerahan Hasil Penertiban Kawasan Hutan Tahap Kedelapan
TNI/Polri
Kepala BNNK Pekanbaru Bekali 2.900 Mahasiswa Baru Unilak tentang Bahaya Narkoba
Sosial
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Inhil untuk m
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dua pesawat gagal mendarat akibat rendahnya Jarak pandang rendah di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Peka
Peristiwa
Sambut HUT ke27 Siak, BRK Syariah Gelar Safari Haji, Realisasi Porsi Haji Capai 614
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera kembali melonjak, Rabu (7/10/2026). Dari angka 2500an, pagi ini
Lingkungan