Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu, Seorang WNA Diamankan
kabarmelayu.com,SANGGAU Satgas Pamtas RIMalaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Personel Pos Kotis Gabma Entikong berhasil menggagalkan upay
Hukrim
Korban mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya, termasuk kepala, bahu kanan, dan lutut akibat gigitan dan cakaran kuku harimau.
Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi SIK mengatakan, korban sudah mendapatkan perawatan medis intensif di Puskesmas Sungai Apit dan diperkirakan dapat pulang dengan perawatan rawat jalan.
Baca Juga:
Sebelum kejadian, pada Rabu (27/11/1024) sekitar pukul 16.00 WIB, Panji bersama delapan orang temannya berangkat dari rumah menuju Kampung Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit menggunakan sepeda motor dengan tujuan untuk memancing.
Setibanya di Jalan Poros Mengkapan, Sungai Rawa sekitar pukul 17.30 WIB, mereka mulai memancing dengan berpindah-pindah dari satu kanal ke kanal lainnya.
Baca Juga:
Saat rombongan memasuki Jalan Datuk Limapuluh, Kampung Sungai Rawa, sekitar pukul 22.30 WIB, korban tiba-tiba diserang harimau dari belakang. Sontak, Basori yang menyaksikan serangan tersebut langsung berteriak minta tolong teman-teman yang lain.
"Melihat teman-teman korban, harimau tersebut akhirnya mundur dan melarikan diri," kata Kapolres.
Dalam keadaan luka-luka, korban langsung dibawa teman-temannya ke Polindes Kampung Mengkapan untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Setelah diberikan pertolongan pertama, korban dirujuk ke Puskesmas Sungai Apit menggunakan ambulans dari Polindes pada pukul 23.30 WIB.
Setibanya di Puskesmas pada pukul 1.00 WIB, Panji langsung mendapatkan penanganan medis. Tim medis di Puskesmas Sungai Apit memberikan perawatan intensif.
"Korban mendapatkan 89 jahitan pada beberapa bagian tubuh yang terluka. Dokter yang menangani korban memastikan bahwa luka-luka tersebut cukup serius, tetapi kondisi korban relatif stabil," jelas Kapolres.
Kapolres mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar hutan dan daerah yang rawan terjadi pertemuan dengan satwa liar, seperti harimau.
Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Ujang Holisudin mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan kejadian ini. Pada malam kejadian itu pihaknya langsung mengirimkan tim untuk melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk aparat setempat.
"Tim sudah bergerak ke lokasi untuk memastikan penanganan kasus ini berjalan dengan baik," singkat Ujang.
kabarmelayu.com,SANGGAU Satgas Pamtas RIMalaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Personel Pos Kotis Gabma Entikong berhasil menggagalkan upay
Hukrim
kabarmelayu.com,DUMAI Polres Dumai meringkus seorang kakek berinisial MD (65), lantaran diduga mencabuli anak di bawah umur. Kasus ini te
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Tari Kreasi Joget Mande sukses digelar secara meriah di sepanjang Jalan Swarnabumi, Tembilahan, Kabupaten Indragiri
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru terus menunjukkan tren positif dalam beberapa waktu terakhir. Survei yang dil
Pemerintahan
Resmi Buka CFN Temasya Riang Sekampong, Bupati Bengkalis Dorong UMKM dan Pererat Silaturahmi Warga
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menghentikan sementara aktivitas pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) tan
Lingkungan
Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Pantau Lahan Pertanian Warga
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Tidak semua kemenangan diumumkan dari atas podium. Sebagian datang lebih dahulu melalui lembar hasil pertandingan,
Sport
kabarmelayu.com,INHIL Masih dalam rangkaian momentum peringatan hari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke 61, Pemkab Inhil menggelar tabli
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, SE, MM bersama sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan
Pemerintahan