Pemerintah Perlu Mereformasi Pengelolaan Dana KUR, dari Target Penyaluran ke Kualitas Pembiayaan
kabarmelayu.com,DEPOK Komisi VII DPR RI mendorong reformasi pengelolaan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar program pembiayaan tersebut ti
Parlemen
"Jika tidak ada kesepakatan, akan terjadi pengeboman. Pengeboman, yang belum pernah mereka alami sebelumnya, akan terjadi," kata dia dalam wawancara bersamaNBC Newspada Ahad (30/3/2025).
Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden Iran Masoud Pezeshkian dikabarkan menolak bernegosiasi langsung dengan AS terkait program nuklir. Dia juga memastikan bahwa Iran telah mengirimkan tanggapan resmi terhadap surat Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, yang berisi permintaan untuk berunding secara langsung.
Namun, Pezeshkian menyatakan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk melakukan negosiasi secara tidak langsung. Sudah berbulan-bulan Trump berupaya menekan Iran secara terbuka untuk mau melakukan negosiasi langsung dan sempat mengisyaratkan balasan yang "sangat buruk" jika Iran menolak.
Baca Juga:
Selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden, Trump secara sepihak menarik AS dari perjanjian nuklir 2015 antara negara-negara adidaya dan Iran, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama.
Dia lalu memberlakukan lagi beragam sanksi terhadap Iran. Meski sempat mematuhi kesepakatan nuklir itu selama setahun setelah AS mundur, Iran berangsur-angsur mengurangi komitmennya dengan dalih bahwa pihak-pihak lain dalam kesepakatan itu gagal melindungi kepentingan Iran.
Baca Juga:
Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Ali Larijani pada Senin (31/3/2025) mengatakan, bahwa Iran tidak memiliki pilihan selain membuat bom nuklir jika diserang oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.
Langkah itu, kata Larijani, sebagai upaya mempertahankan kedaulatan negara.
"Kami tidak sedang membuat senjata (nuklir), tapi jika Anda membuat sebuah kesalahan terkait masalah nuklir, Anda memaksa Iran untuk membuatnya untuk mempertahankan diri," kata Ali Larijani kepada stasiun television negara dikutipAnadolu.
"Iran tidak ingin melakukan ini (membuat bom nuklir), tapi ketika Anda menerapkan tekanan... (kami) tidak punya pilihan," kata Larijani menambahkan.
Ayatollah Khamenei sebelumnya juga telah menegaskan bahwa serangan dari luar negeranya akan diganjar dengan serangan balasan yang tegas. Dan kini, Larijani mengatakan, AS akan memaksa Iran untuk membuat 'keputusan' berbeda jika AS atau lewat Israel melancarkan serangan.
"Iran tidak ingin menempuh jalan ini, tapi saat Anda menerapkan tekanan, itu akan membuka justifikasi kedua dan (Iran) tidak punya pilihan. Rakyat (Iran) akan mendorong untuk itu, menyatakan (bom nuklir) itu perlu untuk keamanan negara
Republika
kabarmelayu.com,DEPOK Komisi VII DPR RI mendorong reformasi pengelolaan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar program pembiayaan tersebut ti
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kelompok yang menamakan diri Jaringan Aktivis Penjaga Aset Negara dari Oligarki (JANGAN OLIGARKI) melakukan aksi
Peristiwa
Polda Riau Gunakan X Fire Tangani Karhutla di Lahan Gambut
Hukrim
Potret Personel Polres Pelalawan dan Brimob Padamkan Karhutla, Pisahkan Bongkahan Kayu dari Gambut
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST, M. Arch, mengapresiasi pelaksanaan Gelar Budaya Melayu
Muslim
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan,
Muslim
kabarmelayu.com,ROHIL Polisi mengamankan pria dan wanita saat asyik menggunakan narkoba jenis sabu dan ekatasi. Keduanya diamankan dalam p
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Kabupaten Bengkalis mengikuti tahapan presentasi dan wawancara Apresiasi Parasamya Karya Kencana Tingkat Nasiona
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau pagi ini berada di angka 124, Jumat pagi (11/9/2026). Seme
Lingkungan
kabarmelayu.com,SORONG Upaya penegakan hukum terhadap praktik mafia tanah di Tanah Papua, menyita perhatian publik nasional. Sosok pengu
Hukrim