Kamis, 29 Oktober 2026 WIB

Klinik Ludes Dibakar, Charles Siregar Meninggal Dunia Karena Tidak Ada Pertolongan Pertama

Redaksi - Sabtu, 14 Juni 2025 18:07 WIB
Klinik Ludes Dibakar, Charles Siregar Meninggal Dunia Karena Tidak Ada Pertolongan Pertama
SIAK, kabarmelayu.com - Pasca pembakaran yang terjadi di perkantoran milik PT Seraya Sumber Lestari (PT. SSL) di Desa Tumang, Kecamatan Siak, Rabu (11/6) menyisakan duka mendalam bagi keluarga karyawan perusahaan, salah satunya adalah Charles Siregar (54).

Saat kejadian pembakaran kantor dan fasilitas lainnya, Charles Siregar diketahui berada di lokasi kejadian untuk membantu mengamankan situasi. Bahkan kendaraan pribadinya tidak luput dari sasaran amuk massa.

Pasca amuk massa yang terjadi, Pria berusia 54 tahun ini sempat mengeluh sakit di bagian dada dan diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.

Baca Juga:

Akibat dari dibakarnya klinik milik perusahaan tempat dia bekerja, ia tidak mendapatkan pertolongan pertama. Sejumlah peralatan medis berupa tabung oksigen dan peralatan medis lainnya ikut terbakar.

"Pak Charles dibawa ke rumah sakit tanpa menggunakan tabung oksigen karena klinik dan perlengkapan medis yang kami miliki ikut terbakar. Dalam perjalanan menuju rumah sakit Pak Charles meninggal dunia sebelum mendapatkan penanganan dari rumah sakit," kata Manajer Humas Rachmandani.

Baca Juga:

Selain bangunan klinik, amuk massa juga membakar bus sekolah yang digunakan untuk mengantar dan menjemput anak sekolah baik anak karyawan maupun anak warga setempat.

Saat ini Kapolres Siak kembali menetapkan 6 orang tersangka kasus kerusuhan yang terjadi di area PT SSL yang berlokasi di Blok D Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak.

Keenam orang yang kini jadi tersangka adalah AS (41), MH (43), LS (50), S (15), HAP (54) dan Su (54), yang memiliki peran paling mencolok.

Tersangka berinisial Su (54) diketahui memiliki ratusan hektare lahan di dalam kawasan konsesi HTI milik PT SSL.

Su disebut berperan besar dalam memicu amarah massa hingga berujung pembakaran sejumlah aset perusahaan, termasuk klinik dan kantor operasional.(*)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tuntut Plasma 20 Persen PTPN V Regional III, Warga Ngaso Temui DPRD Riau
Udara Masih Tidak Sehat, Senin Besok Siswa Pekanbaru Kembali Tatap Muka di Sekolah
Pengurus Pramuka Kwarran Limapuluh 2026-2029 Dilantik ‎
Bupati Inhil H. Herman Dorong Pembina Pramuka Saling Belajar dan Berbagi Pengalaman
Lapas Pasir Pengaraaan Pastikan Layanan Sesuai Prosedur
Komisi VII DPR Sambut Baik Pembentukan PTM Indonesia
komentar
beritaTerbaru