Senin, 04 Mei 2026 WIB

Puluhan Jenazah Ditemukan di Batam dan Bintan

Harijal - Sabtu, 28 Januari 2017 17:33 WIB
Puluhan Jenazah Ditemukan di Batam dan Bintan
Ilustrasi
Penemuan jenazah

BATAM - Sebanyak 16 jenazah diduga korban kecelakaan kapal pengangkut TKI di Johor, Malaysia ditemukan di perairan Bintan dan Batam sejak Kamis (27/1/17), pagi. "Sampai saat ini sudah 16 ditemukan. Terdiri dari 15 laki-laki dan satu perempuan," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga di Batam, Sabtu (28/1/17).

Erlangga mengatakan, untuk 13 jenazah ditemukan di perairan Kabupaten Bintan. Sementara tiga jenazah ditemukan di perairan Nongsa Kota Batam. Seluruh korban saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri di Nongsa Batam untuk keperluan idenfikasi oleh tim yang sudah dipersiapkan.

"Akan dilakukan identifikasi dulu terhadap jenazah-jenazah itu. Kalau sudah teridentifikasi akan disampaikan hasilnya untuk memastikan itu TKI yang menjadi korban kecelakaan tersebut atau bukan," kata dia. Untuk mengantisipasi adanya jenazah korban lain yang terbawa arus sampai wilayah Kepri, Polda masih mengintensifkan pencarian bersama pihak terkait, termasuk unsur TNI.

Baca Juga:

Seperti diketahui, pada 23 Januari 2017 pukul 09.17 waktu setempat, telah terjadi kecelakaan parah pembawa calon TKI (panjang lebih kurang 18 kaki) di Tanjung Rhu, Mersing, Johor. Sejumlah jenazah dan korban selamat ditemukan di Johor.

Kabid Dokkes Polda Kepri Kombes, Djarot Wibowo mengatakan, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri menyiapkan 20 orang petugas untuk identifikasi sembilan jenazah diduga TKI korban kapal tenggelam di wilayah Johor, Malaysia yang ditemukan di Bintan. "Tim DVI terdiri dari 20 orang petugas akan melakukan identifikasi jenazah yang sudah ditemukan," katanya.

Baca Juga:

RS Bhayangkara Polda Kepri memiliki fasilitas pendingin mayat yang baik sehingga jenazah tidak akan rusak meski disimpan dalam jangka lama. Selain menyiapkan tim identifikasi, RS Bhayangkara Polda Kepri juga sudah menyiapkan Posko Ante Mortem untuk mengumpulkan data pembanding dari pihak yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam peristiwa itu.

Jika ada pihak yang merasa anggota keluarganya menjadi korban dalam kapal yang diduga berlayar dari Batam menuju Johor, Malaysia agar datang untuk diambil datanya sebagai pembanding untuk keperluan identifikasi.(ROL/rec)

SHARE:
beritaTerkait
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Hardiknas 2026
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
komentar
beritaTerbaru