Polresta Pekanbaru Didesak Naikkan Kasus Dugaan Mafia Solar ke Penyidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Advokasi dan Pengawalan Hukum (Tapak) Riau mendesak Polresta Pekanbaru melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (
Hukrim
"Tidak ada bullying di sekolah kami, semua berada dalam pengawasan," ujarnya, Senin (24/11/2025).
Pihak sekolah selama ini rutin memberikan edukasi anti perundungan kepada murid. Dia juga baru mengetahui kabar meninggalnya murid tersebut belum lama ini.
Baca Juga:
Artina menyampaikan pihak sekolah akan meningkatkan dan memperketat pengawasan agar kejadian yang sama tidak terulang lagi.
Dijelaskannya, almarhum Muhammad Abdul Rohid adalah anak baik, pendiam, meski agak lemah dalam belajar.
Baca Juga:
Sementara, keluarga korban melalui kuasa hukumnya, Suroto, menyebutkan bahwa kematian korban terkait tindak kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh sesama murid di sekolah itu.
Saat itu MA bercerita bahwa kepalanya ditendang pelaku berinisial FT ketika belajar kelompok. Aksi FT ini disaksikan oleh AK, teman korban. Saat itu AK juga melaporkan peristiwa tersebut kepada wali kelas, namun tak ada respons tanggap.
Dalam keadaan lumpuh, orang tua korban sempat membawanya ke pengobatan alternatif. Namun mereka disarankan untuk menjalani pengobatan medis.
Orang tua pun selanjutnya membawa MA ke Puskesmas. Namun karena Sabtu itu Puskesmas tutup, MA terpaksa dirawat di rumah. Selama itu, beberapa kali pula MA mengadu, kepalanya ditendang.
Tepat pada Ahad pukul 02.00 WIB, korban pun menghembuskan nafas terakhir di saat keluarganya tertidur.
Ternyata perundungan yang diterima MA di sekolah tak hanya sekali ini. Sebelumnya, pada pertengahan Oktober 2025, korban juga sering dibuly oleh murid lain berinisial SM. Saat itu dada korban sering dipukul oleh SM, akibatnya korban menderita sakit dan harus dirawat selama seminggu di RS PMC Pekanbaru.
"Kemudian orang tua pelaku dan saya orang tua korban dipanggil dan didamaikan oleh pihak sekolah, walaupun terhadap perdamaian itu sesungguhnya saya tidak ikhlas. Orang tua pelaku tidak pernah melihat kondisi anak saya yang dirawat," jelas Deswita.
Sedih, sebelum meninggal, korban menyampaikan pesan kepada Ibunya untuk dimandikan dan digelarkan tikar karena nanti rumahnya akan ramai.
Bocah MA dikenal sebagai pribadi yang baik dan rajin sholat jamaah di Masjid dekat rumahnya, Perumahan Kasadaran Indah Blok A-10 J. Beberapa jamaah bahkan menyebut korban sebagai anak masjid, sehingga kepergian korban tidak hanya meninggalkan kesedihan, keluarganya akan tetapi kesedihan jamaah masjid dan warga lainnya.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Advokasi dan Pengawalan Hukum (Tapak) Riau mendesak Polresta Pekanbaru melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Subayang bertindak sebagai pembina upacara pada apel pagi, Senin (7/9/2026
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan laha
Kesehatan
kabarmelayu.com,MERANTI Polisi berhasil menggagalkan pengiriman 10 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural ke Malaysia melalu
Hukrim
kabarmelayu.com,SEMARANG Anggota DPR RI Hendry Munief MBA mendorong penguatan industri pengolahan kopi nasional agar Indonesia tidak han
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 32 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia siap bertarung di meja biliar dalam National Open Billiar
Sport
kabarmelayu.com,KUANSING Penguasaan kebun sawit di Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi oleh Kelompok Ta
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Penutupan delapan bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali diperpanjang. Menteri P
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manus
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polda Riau saat ini telah menetapkan 44 orang sebagai tersangka kasus kebakraan hutan dan lahan (Karhutla) dari
Hukrim