Suparman dan Iwan Pansa Saling Lapor, Polisi Teliti Dua LP
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seteru antara Suparman dengan Iwan Pansa yang terjadi beberapa waktu lalu kian memanas. Kedua pihak saling lapor
Hukrim
Korban merupakan rombongan siswa SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam yang saat kejadian berada di lantai dua bangunan Tangsi Belanda. Runtuhnya lantai dua tangsi Belanda itu terjadi mendadak saat kegiatan penjelasan berlangsung. Para peserta pun terjatuh dan tertimpa material bangunan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, dari total 16 korban terdampak, 10 orang dirujuk ke RSUD Tengku Rafi'an Siak untuk mendapatkan perawatan medis, 6 orang lainnya menjalani observasi dan dipulangkan.
Baca Juga:
Dari jumlah tersebut, 15 korban merupakan anak-anak dan 1 orang dewasa yang merupakan guru pendamping.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, Syafrizal, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, seluruh korban merupakan pelajar MTs yang sedang berkunjung ke lokasi wisata.
Baca Juga:
"Ada sembilan orang pelajar yang menjadi korban dan saat ini dirawat di RSUD Tengku Rafi'an Siak. Dari jumlah itu, tiga orang mengalami cidera cukup berat," ujar Syafrizal.
Syafrizal menjelaskan, runtuhnya lantai dua Gedung Tangsi Belanda diduga kuat disebabkan oleh kondisi bangunan yang telah dimakan usia. Meski dari luar terlihat masih kokoh, namun struktur kayu di bagian dalam ternyata sudah rapuh.
"Bangunan itu terbuat dari kayu. Kayunya sudah dimakan rayap. Dari luar memang tampak kuat, tetapi di dalam sudah bopong. Itu terlihat dari serpihan kayu yang patah saat kejadian," jelasnya.
"Kami berharap pihak kementrian dan instansi terkait segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap destinasi wisata yang ada, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama," katanya.
Terkait biaya perawatan para korban, Syafrizal memastikan bahwa seluruhnya akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Siak.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa para pelajar.
"Untuk biaya perawatan korban, semuanya ditanggung oleh Pemkab Siak," tegasnya.
Gedung Tangsi Belanda sendiri merupakan bangunan bersejarah peninggalan masa kolonial yang selama ini menjadi salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Siak.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seteru antara Suparman dengan Iwan Pansa yang terjadi beberapa waktu lalu kian memanas. Kedua pihak saling lapor
Hukrim
Polsek Kandis Dukung Ketahanan Pangan, Lahan Jagung 15 Hektare Disiapkan dan Tanaman Tumpang Sari Terus Dipantau
TNI/Polri
kabarmelayu.com,KAMPAR Pengerjaan bangunan Balai Adat Persukuan Melayu Dt Majolelo Pulau Belimbing Kenegerian Kuok Kecamatan Kuok, telah s
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyesuaikan pelaksanaan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan kebijakan yang diteta
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dalam penyembelihan hewan kurban, ada aturan rinci yang harus dipenuhi agar ibadah berjalan sah dan sesuai syari
Muslim
kabarmelayu.com,KAMPAR Kesebelasan UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, kembali menunjukkan taring pada MAN Cup XV
Pendidikan
Polisi Tangkap 3 Tersangka Pembunuhan Sopir Ekspedisi di Pekanbaru
Hukrim
Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti, Cek Ketahanan Pangan
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kasus penemuan jasad seorang sopir ekspedisi berinisial HS di dalam mobil box dalam kondisi tak wajar, akhirnya
Hukrim
Royal Enfield Indonesia kembali mempertegas eksistensinya di segmen motor modern klasik premium melalui peluncur
Ekbis