Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu, Seorang WNA Diamankan
kabarmelayu.com,SANGGAU Satgas Pamtas RIMalaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Personel Pos Kotis Gabma Entikong berhasil menggagalkan upay
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir, AKP Budi Winarko mengatakan, api pertama kali diketahui muncul sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi kebakaran yang berada di kawasan padat penduduk RT 01 RW 01 membuat situasi sempat mencekam.
"Seluruh bangunan yang terdampak berada di area permukiman Dusun Pasar Lama yang merupakan salah satu pusat kegiatan warga setempat," ujar AKP Budi.
Baca Juga:
Salah seorang warga, Syahriman (58), saat itu sedang bersiap untuk melaksanakan ibadah sholat Subuh di masjid. Namun, suasana tenang mendadak pecah ketika ia mendengar teriakan histeris dari warga di luar rumah.
Merasa ada yang tidak beres, ia segera bergegas keluar dan mendapati kobaran api sudah membumbung tinggi dari salah satu rumah tetangganya.
Baca Juga:
"Syahriman menyaksikan api sudah membesar dan mulai merambat dari rumah milik Anjas (65), yang berjarak sekitar tujuh meter atau tiga pintu dari kediamannya," kata AKP Budi.
Melihat api yang kian membesar, Syahriman spontan berteriak meminta pertolongan warga sekitar untuk mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sayang, kondisi bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu membuat api sulit dikendalikan.
Bangunan rumah yang rapat dan bermaterial kayu menjadi pemicu utama api meluas dengan sangat cepat ke bangunan di sekitarnya.
Upaya pemadaman baru mulai menunjukkan hasil setelah petugas pemadam kebakaran bersama warga Desa Simpang Gaung bahu-membahu menyemprotkan air menggunakan enam unit mesin pompa.
"Perjuangan melawan api tersebut berlangsung selama kurang lebih dua setengah jam. Sekitar pukul 08.00 WIB, api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya oleh petugas dan masyarakat," jelas Kasat.
Selain 15 rumah yang ludes terbakar, petugas terpaksa meruntuhkan 2 unit rumah lainnya sebagai langkah darurat guna memutus jalur api agar tidak merembet lebih luas ke pemukiman lain. Keputusan sulit ini diambil demi menyelamatkan puluhan rumah lainnya yang terancam bahaya serupa.
Adapun pemilik rumah yang menjadi korban di antaranya adalah Juli Haryanti, Siti Maryam, Samian, Eti Sudaiti, Sopyan, Syahriman, Nurhayati, Abdul Azis, Anjas, Mak Toyo, Sasli, Andy Kurniawan, Hamidi, M. Noor Ahmad, dan Suhaidi.
kabarmelayu.com,SANGGAU Satgas Pamtas RIMalaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Personel Pos Kotis Gabma Entikong berhasil menggagalkan upay
Hukrim
kabarmelayu.com,DUMAI Polres Dumai meringkus seorang kakek berinisial MD (65), lantaran diduga mencabuli anak di bawah umur. Kasus ini te
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Tari Kreasi Joget Mande sukses digelar secara meriah di sepanjang Jalan Swarnabumi, Tembilahan, Kabupaten Indragiri
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru terus menunjukkan tren positif dalam beberapa waktu terakhir. Survei yang dil
Pemerintahan
Resmi Buka CFN Temasya Riang Sekampong, Bupati Bengkalis Dorong UMKM dan Pererat Silaturahmi Warga
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menghentikan sementara aktivitas pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) tan
Lingkungan
Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Pantau Lahan Pertanian Warga
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Tidak semua kemenangan diumumkan dari atas podium. Sebagian datang lebih dahulu melalui lembar hasil pertandingan,
Sport
kabarmelayu.com,INHIL Masih dalam rangkaian momentum peringatan hari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke 61, Pemkab Inhil menggelar tabli
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, SE, MM bersama sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan
Pemerintahan