Jalan Poros PT. Padasa Enam Utama Kokar Rusak, Bus Sekolah dan Truk Sawit Terpuruk
kabarmelayu.com,KAMPAR Akses transportasi di jalan poros PT padasa Emam Utama, kebun Koto Kampar (Kokar), mengalami rusak parah. Akibatnya
Peristiwa
Video berdurasi sekitar 40 detik tersebut memperlihatkan sosok yang menyerupai Bupati Kasmarni mengenakan pakaian batik bermotif cokelat lengkap dengan atribut Korpri dan tanda jabatan bupati.
Dalam video tersebut, suara yang menyerupai Bupati Kasmarni menyampaikan informasi kepada seorang perempuan bernama Sukinah, warga Kelapapati, Kecamatan Bengkalis, terkait penukaran uang koin lama dengan nilai mencapai Rp10 miliar.
Baca Juga:
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis, Agus Sofyan, memastikan bahwa video tersebut bukan berasal dari Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, melainkan hasil rekayasa menggunakan teknologi AI.
Agus meminta masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang disampaikan melalui video tersebut, terlebih jika disertai permintaan sejumlah uang dengan dalih pembayaran pajak atau biaya administrasi.
Baca Juga:
"Dapat saya pastikan bahwa video adalah versi AI, bukan berasal dari Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni. Untuk itu, bagi siapa pun yang menerima video tersebut, jangan langsung percaya. Apalagi sampai harus mengeluarkan uang jutaan rupiah," ungkap Agus.
Dalam video rekayasa tersebut, sosok yang menyerupai Bupati Kasmarni menyampaikan bahwa seorang kolektor bernama Jhon LBF bersama timnya akan datang ke Bengkalis untuk menukarkan uang koin lama milik Sukinah dengan uang senilai lebih dari Rp10 miliar.
Namun, dalam narasi video tersebut, Sukinah diminta terlebih dahulu membayar pajak daerah sebesar Rp10 juta. Bahkan, disebutkan bahwa kedatangan kolektor tidak dapat dilanjutkan apabila biaya tersebut belum diselesaikan.
Modus ini patut diwaspadai masyarakat karena berpotensi sebagai upaya penipuan dengan memanfaatkan identitas dan suara pejabat daerah melalui teknologi AI.
Terungkapnya video tersebut bermula pada Rabu, 4 November 2026, sekitar pukul 15.25 WIB. Seorang perempuan bernama Sukinah mendatangi Kantor Bupati Bengkalis, tepatnya Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis. Dia ingin memastikan kebenaran informasi yang diterimanya melalui layanan WhatsApp.
Sukinah yang tampak kebingungan berupaya menemui Bupati Kasmarni karena merasa mendapatkan informasi langsung dari sosok yang menyerupai kepala daerah tersebut mengenai uang koin lama yang dimilikinya.
Pegawai Bagian Umum Setda Bengkalis, Yeni, menjelaskan bahwa Sukinah datang dengan harapan dapat bertemu langsung dengan Bupati Kasmarni untuk menanyakan kebenaran video yang diterimanya.
"Waktu itu Ibu Sukinah ingin sekali bertemu Bupati Kasmarni. Beliau menceritakan baru saja menerima kiriman video melalui layanan WhatsApp dari Bupati Bengkalis terkait koin uang lama yang akan ditukar dengan Rp10 miliar dari seorang bernama Jhon," ujar Yeni.
Sukinah mengaku antara percaya dan tidak dengan informasi tersebut. Namun, karena merasa memiliki uang koin lama yang merupakan celengan anaknya, ia mulai berharap informasi tersebut benar adanya.
Di sisi lain, Sukinah juga merasa bingung karena dalam video tersebut dirinya diminta membayar pajak daerah sebesar Rp10 juta sebelum menerima uang hasil penukaran koin lama tersebut.
Setelah mendengarkan penjelasan Sukinah, Yeni kemudian memberikan pemahaman bahwa video yang mengatasnamakan Bupati Bengkalis tersebut tidak benar dan merupakan hasil rekayasa teknologi AI. Ia juga mengingatkan Sukinah agar tidak menanggapi apabila pihak pengirim kembali menghubunginya dan meminta sejumlah uang.
Tidak hanya menerima video AI yang mengatasnamakan Bupati Bengkalis, Sukinah ternyata juga menunjukkan video serupa yang menampilkan sosok Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan isi pesan yang sama.
Atas kejadian tersebut, Diskominfotik Kabupaten Bengkalis kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.
Masyarakat diminta selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang mengatasnamakan pejabat pemerintah, khususnya apabila disertai janji mendapatkan uang dalam jumlah besar dengan syarat membayar pajak, biaya administrasi, atau pungutan lainnya.
Apabila menerima video, pesan, maupun panggilan mencurigakan, masyarakat diharapkan tidak terburu-buru memberikan uang, data pribadi, maupun informasi penting lainnya. Pastikan kebenaran informasi melalui saluran komunikasi resmi Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
kabarmelayu.com,KAMPAR Akses transportasi di jalan poros PT padasa Emam Utama, kebun Koto Kampar (Kokar), mengalami rusak parah. Akibatnya
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau bekerjasama Intelijen Kodam XlX Tuanku Tambusai, b
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Masyarakat Kabupaten Bengkalis diimbau untuk lebih berhatihati dan tidak mudah percaya terhadap beredarnya vi
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Tantawi Jauhari bersama Dandim 0314/Inhil menyambut
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau masih menghadapi persoalan serius. Kebakaran di areal
Lingkungan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, MBA, menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah di Provi
Wisata
kabarmelayu.com,KAMPAR Jajaran Polsek Siak Hulu berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Inflasi Provinsi Riau pada Oktober 2026 tercatat sebesar 3,09 persen secara tahunan atau year on year (yony).
Ekbis
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam upaya mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kabupaten Bengkalis menjaring dua belas anak punk yang meresahkan masyara
Sosial