Senin, 04 Mei 2026 WIB

Disebut Mirip Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu, Mantan Polisi Ini Lapor ke Polda

Harijal - Jumat, 26 Mei 2017 09:39 WIB
Disebut Mirip Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu, Mantan Polisi Ini Lapor ke Polda
(Foto: iNewsTV)
Mantan polisi ini melapor ke Polda Kalbar karena disebut mirip terduga pelaku bom Kampung Melayu.

PONTIANAK - Seorang pria bernama Rinton Girsang (36), warga Jalan 28 Oktober, Kompleks Pemda Perum Marisa 9 Blok Nomor 4, Siantan Hulu, Pontianak, terkejut setelah mengetahui fotonya beredar luas di media sosial.

Mantan anggota Satuan Brimob Sumatera Utara pada 2013 ini pun semakin syok saat fotonya disandingkan dengan terduga pelaku peledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.

"Itu berita hoax, dan saya pastikan saya bukan pelaku peledakan bom di Kampung Melayu. Kalau bisa pelaku penyebar foto saya ini ditangkap," kata Rinton, Kamis 25 Mei 2017.

Baca Juga:

Rinton mendapat kabar fotonya disandingkan dengan terduga pelaku bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu dari kakaknya yang melihat foto-foto itu beredar di medsos.

"Informasi pertama dari keluarga karena foto saya disandingkan dengan pelaku bom di Kampung Melayu. Saya merasa nama baik saya dicemarkan, termasuk keluarga. Saya meminta nama baik saya dipulihkan, dan pelaku penyebar berita hoax ini di media sosial segera ditangkap," ungkapnya.

Baca Juga:

Rinton mengungkapkan pindah ke Pontianak, Kalimantan Barat, pada 2015, setelah menikah dengan Elfira Butarbutar yang berasal dari sana. "Kalau pekerjaan, saya masih mencari-cari. Untuk sementara, saya bekerja wiraswasta," ucapnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Barat AKBP Sugeng Hadi meminta semua pihak tidak menyebarkan berita bohong di medsos, termasuk membagikan foto-foto korban secara masif.

"Saya pastikan Rinton Girsang bukan pelaku peledakan bom di Kampung Melayu, dan bukan bagian jaringan teroris. Hanya mukanya yang mirip sehingga dimanfaatkan oleh pihak lain," jelasnya.

Sugeng memastikan kasus ini sudah dilaporkan Rinton ke Polda Kalbar. Ia melapor karena merasa nama baiknya dicemarkan. 


(han/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru