Senin, 04 Mei 2026 WIB

Tim Basarnas Temukan Jasad Wanita Tenggelam di Waduk PLTA Koto Panjang

Harijal - Selasa, 26 September 2017 09:08 WIB
Tim Basarnas Temukan Jasad Wanita Tenggelam di Waduk PLTA Koto Panjang
ist.
Tim Basarnas, personel Polsek XIII Koto Kampar dan Babinsa saat mengevakuasi jasad Murni dari waduk PLTA, Senin (25/9/2017)

KAMPAR, kabarmelayu.com - Tim Basarnas dan personel Polsek XIII Koto Kampar, akhirnya berhasil menemukan jasad Murni alias Lase (40), Senin (25/9/2017). 

Namun korban dinyatakan telah meninggal dunia. Pasalnya, korban tenggelam di waduk PLTA Koto Panjang, sejak Minggu (24/9/2017) kemarin sekitar pukul 16.30 WIB. Jasad korban telah dievakuasi dalam kondisi kaku.

"Benar, korban sudah ditemukan oleh tim Basarnas dan dibantu anggota kita," jawab Kapolsek XIII Koto Kampar, AKP Handoko Sujaryanto, Senin (25/9/2017).

Baca Juga:

Lebih jauh dikatakannya, korban tenggelam saat bersama beberapa orang temannya berhenti di pinggiran waduk PLTA karena hujan deras dan angin kencang melanda kawasan tersebut.

Korban dan temannya berhenti di sebuah pondok di Pulau Bosau menggunakan robin atau perahu air untuk berteduh karena hujan.

Baca Juga:

Namun korban masih berada disekitar tempat kejadian perkara (TKP), karena ingin mandi.

"Saat itu datang angin kencang disertai hujan deras. Lalu korban (Murni) melihat perahu robin hanyut dan hendak menolong," sambung Handoko.

Meski sempat dilarang oleh temannya, korban tetap saja berenang mengejar perahu tersebut.

Ketika itu juga Murni tenggelam. Beberapa saksi yang tak bisa berbuat banyak, karena tangan korban yang masih saja terlihat. Kemudian saksi melaporkan kejadian kepada pemilik kebun, Gito tempat saksi dan korban bekerja.

Saksi melaporkan ke Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dan masyarakat setempat. Bhabinkamtibmas dari Polsek XIII Koto Kampar dan Babinsa langsung ke TKP.

Beberapa jam dilakukan pencarian, tidak membuahkan hasil. Akhirnya didatangkan bantuan Basarnas untuk mencari jasad korban.

"Setelah dicari dengan cara menyelam dan menelusuri pinggiran waduk PLTA, korban berhasil ditemukan sudah meninggal dunia," jelas Handoko.

Dia mengatakan, korban adalah Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau.

Oleh karena itu, Handoko mengimbau masyarakat agar tidak berada di dalam sungai atau waduk apabila cuaca tidak buruk. (*/ars)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru