Senin, 04 Mei 2026 WIB

Pelayanan Terkesan Mempersulit, Warga Ancam Tak Berikan Hak Suara Di Pilgubri 2018

Harijal - Rabu, 29 November 2017 20:49 WIB
Pelayanan Terkesan Mempersulit, Warga Ancam Tak Berikan Hak Suara Di Pilgubri 2018
hen/rec
Kapal nelayan Rohil yang membutuhkan Surat Keterangan Kapal (Izin).

BAGANSIAPIAPI, kabarmelayu.com - Dampak pelayanan publik di kecamatan Bangko yang diduga tidak prima dan terkesan mempersulit membuat warga kecewa, seraya mengancam tidak akan memberikan hak suaranya kepada H Suyatno yang kabarnya maju di Pilgubri 2018 mendatang.

Demikian diungkapkan Rudy Hong alias Ayok lantaran kecewa dengan sikap pelayanan Camat Bangko H Julianda S.Sos yang menantang supaya permasalahan ini dapat di tangani Bupati Rohil, Rabu (29/11).

"Saya sudah 20 tahunan menjadi pengurus yang membidangi surat menyurat yang berurusan di kantor Kecamatan, selama itu pula saya dan pelayanan kecamatan tidak pernah ada masalah, tapi pas jabatan kecamatan di pegang oleh Camat sekarang, semua menjadi berantakan, saya merasa dipersulit," ungkap Rudy mengungkapkan kekecewaanya.

Baca Juga:

Rudy mengatakan, parahnya pelayanan dan tidak adanya delegasi wewenang (pelimpahan kekuasaan) terjadi sejak delapan bulan terakhir, Camat merasa hanya dia, beserta kasi yang ditunjuknya sajalah yang berwenang yang lain tidak, jika Camat dan kasi tidak di tempat maka selama itu pula urusan penting dan butuh ini tidak dapat dilayani pihak Pemerintah kecamatan.

"Dia (Camat Bangko- red) hebatlah, selain memperlambat dan mempersulit pelayanan khususnya bidang saya ini (Surat keterangan Kapal/Izin) dia kata dia tak takutlah, kalau perlu adulah ke Bupati kalau perlu ke pak Presiden Jokowi, okelah kalau begitu, saya juga punya hak, maka nanti bila saatnya Pilgubri saya tak akan berikan hak suara saya kepada H Suyatno," paparnya kecewa.

Baca Juga:

Harapan Rudy Hong, seharusnya Pemkab Rohil tanggap darurat karena terlepas usaha ini dari legal atau tidak saat ini para investor Kapal Nelayan sudah sangat berkurang, "Sudah banyak pengusaha pindah dan membuat galangan kapal di luar Rohil, kenapa yang masih bertahan berusaha mencari makan di Rohil untuk urusan surat menyurat saja di persulit," katanya.

Sebagai masyakat biasa Rudy menyarankan supaya Pemkab Rohil menunjuk pejabat yang profesional dalam menduduki suatu jabatan apalagi yang berurusan dengan pelayanan yang bisa berdampak luas.

"Saya sudah pincang begini pun dia (Camat Bangko-Red) tega mempersulit saya, Tuhan tidak tidurlah," tandasnya gemetaran menahan amarah.

Terpisah, Camat Bangko H Julianda S.Sos baru baru ini mengatakan bahwa pihaknya sudah sesuai aturan dan tidak dapat mendelegasikan wewenang lantaran surat yang hendak ditandatangani bersifat prinsip. Dia mengaku sudah mengikuti aturan yang berlaku.

"Bukan saya tidak mau mendelegasikan ke Sekcam, kemarin itu sifatnya membantu, saya takut salah lagi," tandasnya mengklarifikasi. (hen)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru