Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Bahctiar Nasir, ikut angkat bicara terkait pengadangan ceramah yang akan diberikan oleh Ustaz Abdul Somad di Denpasar, Bali.
Diketahui, tak hanya diadang saat akan memberikan ceramah, Abdul Somad juga dipaksa untuk mencium bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
"Ya apa yang dialami oleh Ustad Abdul Somad di Bali memang sangat kami sayangkan. Padahal sebelumnya, saya sudah datang ke sana dan sudah buktikan di hadapan mereka bahwa kita ini cinta NKRI dan NKRI harga mati. Apa yang mereka inginkan keluar dari mulut kita sudah terang dan bagi kami pancasila adalah sesuatu yang sudah kami dalami sejak kecil," kata Bachtiar Nasir, Jakarta, Selasa (12/12).
Baca Juga:
"Karenanya tindakan seperti yang terjadi pada Ustaz Abdul Somad itu sungguh jauh dari nilai-nilai pancasila, sungguh jauh dari nilai nilai Bhineka Tunggal Ika," tegas Bachtiar.
Ia melanjutkan, apa yang dilakukan sekelompok orang terhadap ustaz yang kini tengah naik daun itu hanya sebuah nafsu belaka.
Baca Juga:
"Dan terus terang apa yang mereka lakukan terhadap ustaz Abdul Somad juga jauh dari nilai-nilai NKRI harga mati itu sendiri. Ini semua hanyalah manipulasi untuk sebuah emosi dan hawa nafsu sesaat," terang Bachtiar Nasir.
Ia pun mengaku, kejadian yang dialami oleh ustaz Abdul Somad telah ditindak lanjuti oleh tim hukum GNPF-MUI. Ia mengatakan, pihaknya akan segera melaporkan terduga pelaku provokasi ke Mabes Polri.
"Saya dengar tim advokasi GNPF-MUI Bali akan melaporkan 5 pelakunya ke Mabes Polri. Dan hukum harus diteruskan secara terbuka. Saya pikir persatuan harus di segala bidang. Tentu untuk mengamankan bangsa ini, bukan berarti persatuan laskar kemudian menimbulkan rasa takut, yang benar adalah bagimana tidak ada kezaliman di masyarakat kita dengan adanya laskar bersatu itu," pungkas Bahctiar Nasir.
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen