Senin, 04 Mei 2026 WIB

Kerap Mengalami Kekerasan, Driver Online Gelar Aksi Demo di DPRD Riau

Harijal - Senin, 05 Februari 2018 13:42 WIB
Kerap Mengalami Kekerasan, Driver Online Gelar Aksi Demo di DPRD Riau
fin/rec
Kordias Pasaribu saat menanggapi tuntutan para demonstran di depan pintu masuk Gedung DPRD Riau, Senin (5/2/18).

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sebanyak 500-an sopir Grab dan Go Car yang tergabung dalam Driver Online Riau melakukan aksi demo di Gedung DPRD Riau,     Senin (5/2/18). Mereka menuntut agar memanggil dan memfasilitasi mereka dengan instansi terkait guna menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi.

Sebagaimana disampaikan Koordinator lapangan (Korlap) Driver Online Riau, Kristiandi Panjaitan. Ia mengatakan, kasus pemukulan dan sweping driver online oleh taksi konvensional seolah olah didukung oleh dinas perhubungan kota Pekanbaru.

Driver online, kata Kristiandi kerap mengalami kekerasan diantaranya, pengeroyokan di mall SKA oleh driver taksi konvensional, 20 Agustus 2017 lalu.

Baca Juga:

Penahanan kendaraan online di bandara oleh Puskopau, kasus ini sering terjadi. Belum lagi pengrusakan kendaraan online di Jalan Riau.

Selain itu, kasus penjebakan kendaraan online, pengancaman terhadap driver online wanita, serta pencopotan paksa dan pembakaran atribut kendaraan online di kawasan bandara SSK II.

Baca Juga:

Mereka meminta anggota DPRD Riau memfasilitasi penyelesaian kasus ini, dengan memanggil instansi atau dinas terkait, dan mempertemukan driver online dengan pengelola taksi konvensional, Organda, Angkasa Pura dan pihak keamanannya, untuk memeriksa mekanisme penjemputan offline dan tidak berbayar. Khususnya bagi keluarga dan kerabat dekat di bandara SSK II Pekanbaru

“Kami ingin mencari nafkah dengan aman dan tenang. Kami juga butuh nafkah,” ujarnya. 

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Riau Kordias Pasaribu didampingi Tengku Rusli Ahmad dan Mamun Solihin berjanji akan menyurati instansi terkait guna menyelesaikan masalah tersebut secara musyawarah.

Hal senada juga disampaikan Rusli Ahmad. Politisi PDIP itu berjanji akan memanggil instansi terkait. (fin)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru