Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
SURABAYA - Polda Jawa Timur mendatangkan orang tua pelaku penyerangan kiai di Lamongan yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan dan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya, Selasa (20/2).
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, kedatangan orang tua pelaku itu setelah pihaknya bekerja sama dengan Polres setempat terkait alamat asal orang tua yang bersangkutan.
Dari keterangan orang tua pelaku yang bersangkutan memang mengalami gangguan jiwa sejak kecil. "Orang tua Mr X sendiri mengakui bahwa anak ini mengalami gangguan jiwa. Tetapi kepolisian tidak memakai yang namanya pengakuan dari pada orang tuanya," ucap Barung.
Baca Juga:
Hingga saat ini pihak RS Bhayangkara Polda Jatim akan melakukan proses scientific identifikasi forensik, untuk membuktikan apakah kondisi yang bersangkutan ini sesuai dengan apa yang disampaikan orang tuanya. "Kita akan buktikan dalam waktu dekat. Besok kita sudah mengeluarkan pernyataan," ujar Barung.
Dia menegaskan, dalam kasus di Tuban maupun Lamongan, tidak ada penyerangan atau penganiayaan terhadap tokoh agama. "Yang paling penting ini tidak ada penyerangan, tidak ada yang namanya penganiayaan, kalau dikatakan itu penganiayaan penyerangan (tidak ada)," ucapnya.
Baca Juga:
Sementara itu, berdasarkan informasi, Polda Jatim telah berhasil mengidentifikasi pelaku atau orang yang diduga gila yang melakukan pengejaran terhadap KH Hakam Mubarok, pengasuh Ponpes Karangasem Paciran, Lamongan.
Pelaku diduga bernama Nandang Triyana bin Satibi (23), sekolah hingga SMP NU Sindanglaut kelas 2 (tidak tamat), tidak bekerja, alamat Desa Lemahabang Kulon RT 11 RW 3 Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Pelaku sudah meninggalkan keluarganya semenjak empat tahun yang lalu. Diakui keluarganya bahwa yang bersangkutan orang gila sejak kecil. Namun, tidak ada surat keterangan gilanya.
Sumber : Antara
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen