Senin, 04 Mei 2026 WIB

Terkait Pembentukan Tim Penyelesaian Konflik Antara Warga Koto Aman dengan PT SBAL

PEKAM Tuding Pemda Kampar Ingkar Janji
Harijal - Kamis, 12 Juli 2018 21:01 WIB
Terkait Pembentukan Tim Penyelesaian Konflik Antara Warga Koto Aman dengan PT SBAL
sy/rec
Camat Tapung Hilir, Yurico saat menjumpai perwakilan warga desa Koto Aman di Cafe Tomyam Bangkinang Kota, Rabu (11/7/2018)

KAMPAR, kabarmelayu.com - Terkait Pembentukan Tim Terpadu penyelesaian sengketa lahan antara warga desa Koto Aman Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar - Riau dengan PT Sekar Bumi Alam Lestari (SBAL), Persatuan Koto Aman Menggugat (PEKAM) tuding Pemda Kampar kembali ingkar janji. 

Kita sangat kecewa atas sikap Pemda Kampar, kata ketua PEKAM, Irfan Saputra didampingi perwakilan pemuda Dapson kepada awak media, Rabu (11/7/2018) di Bangkinang Kota. 

Dikatakan, sesuai isi kesepakatan dalam rapat yang dipimpin oleh Bupati Kampar, H Azis Zaenal pada tanggal 26 Juni 2018 lalu, hari ini rabu 11 Juli 2018 untuk membentuk tim penyelesaian baru melibatkan warga desa Koto Aman. 

Baca Juga:

Isi kesepakatan itu nampaknya diabaikan, saat rapat berlangsung kita tidak dilibatkan. Padahal kita sebelum rapat kita sudah ada di kantor Bupati. Dan saat rapat berlangsung kita mencoba beberapa kali meminta agar dilibatkan, namun tetap saja tidak digubris.

Ditambah lagi, kita tidak pernah diberitahu rapat pembentukan tim apalagi diundang. Ini sudah nyata-nyata tidak sesuai dengan isi kesepakatan dibuat, ujarnya. 

Baca Juga:

"Kita minta agar pemda Kampar mengagendakan kembali rapat pembentukan tim baru kurun waktu paling lambat tanggal 17 Juli 2018," ujar Dapson. 

Jika hal ini diabaikan maka warga desa Koto Aman akan kembali menduduki balai Bupati Kampar dengan jumlah massa lebih besar, ucapnya. 

Sementara itu, Camat Tapung Hilir Yurico usai pertemuan dengan warga bahwa Pemda Kampar tidak pernah punya niat untuk tidak melibatkan masyarakat. 

"Ini hanya mis komunikasi saja," ujarnya. (Sy/rec)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru