Senin, 04 Mei 2026 WIB

Gembong Hipnotis Lintas Provinsi Diringkus di Bukittinggi

Harijal - Jumat, 13 Juli 2018 07:18 WIB
Gembong Hipnotis Lintas Provinsi Diringkus di Bukittinggi
(asrial gindo)
Kapolsek Bukittinggi, Kompol Zahari Almi memperlihatkan foto komplotan hipnotis, Kamis (12/7).

BUKITTINGGI - Dua gembong hipnotis lintas provinsi ditangkap korbannya saat beraksi di Hokki Store, Bukittinggi.

Kedua pelaku yakni Anwar (46), pria kelahiran Makasar yang berdomisi di Garut, Jawa Barat dan Swardi Suar (65), warga asal Pariaman yang berdomisili di Medan, Sumatera Utara.

Kapolsek Bukittinggi Kota Kompol Zahari Almi mengatakan, komplotan itu berjumlah lima orang yang terdiri dari empat pria dan satu wanita, namun yang baru berhasil diamankan dua orang. Sisanya kabur dengan angkutan umum.

Baca Juga:

“Pelaku ditangkap Oktawiranda sewaktu pelaku sedang mengincar calon korban, Rabu (11/7). Oktawiranda masih ingat dengan pelaku karena ia pernah menjadi korbannya. Oktawiranda berteriak sehingga menjadi pusat perhatian pengunjung,” kata Zahari, Kamis (12/7).

Dua pelaku yang berhasil ditangkap itu kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian. Menurut Azhari, selama menjalankan aksinya pelaku sudah berhasil merampas ratusan juta rupiah dari korbannya dengan modus mengaku sebagai investor dari Malaysia, yang sedang mencari 10 ribu butir telur asin untuk diekspor ke Malaysia. Jika modus
itu tidak berhasil maka ia akan mengaku sebagai penjual Batu Mustika dengan logat bahasa Melayu dan Brunei.

Baca Juga:

Azhari menambahkan, korbannya tidak hanya di Sumbar melainkan dari Medan dan Riau. “Dari laporan yang kami terima pelaku beraksi di Padang pada 3 lokasi, di Jalan Arengka Pekanbaru dua lokasi dan di Bukittinggi tujuh tempat. Itu laporan yang masuk, diperkirakan masih banyak korban yang belum melapor,” ulasnya.

Ia menjelaskan, pengunjung Pasar Banto Bukittinggi kehilangan Rp175 juta, pengunjung Ramayana Rp45 juta, pengunjung Supermarket Chaniago Padang Rp48 juta dan korban di Pekanbaru Rp15 juta serta pengunjung Hokki Store Rp3 juta.

“Jadi korban ini adalah pengunjung plaza dan supermarket. Pelaku berlagak sebagai pengusaha dengan membujuk korban. Kemudian korban diajak naik mobil pelaku, selanjutnya Anwar yang ahli hipnotis menapuk badan korban akibatnya semua kemauan pelaku dituruti korban,” ulasnya. 


(hariansinggalang.co.id)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru