Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait totem display LED milik SPBU di Jalan Marelan IV, Kota Medan, Sumatera Utara, yang memunculkan ujaran kebencian. Kini, video tersebut viral di Media sosial.
Kepala Satuan Reskrim Polres Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 7 orang saksi terkait ujaran kebencian itu.
"Sudah ada yang kita periksa sekitar 7 orang, yakni pegawai SPBU, termasuk manajer kita periksa semua dan didalami masing-masing," kata Jerico kepada wartawan, Senin, 27 Mei 2019.
Baca Juga:
Jerico mengungkapkan untuk saat ini, barang bukti diamankan sementara berupa laptop dan perangkat wifi dari lokasi untuk kepentingan penyelidikan. Untuk pelaku sendiri masih dalam proses penyelidikan.
"Kemarin itu baru kita cek ternyata router-nya itu, wifi-nya masih memakai password default. Jadi belum dia ganti masih pakai password lama yang pertama sekali dikasih sama vendor," tutur Jerico.
Baca Juga:
Tiang display di SPBU Pertamina ini, yang biasanya hanya menerangkan harga bahan bakar, justru turut menampilkan tulisan bernuansa SARA dan penghinaan kepada Jokowi dan Megawati.
Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo, mengatakan totem display LED milik SPBU Pertamina Marelan diretas.
Roby mengetahui hal itu Kamis malam, 23 Mei 2019, sekitar pukul 22.00 WIB, tak lama setelah pergantian petugas SPBU. Petugas sekuriti mengetahuinya setelah melihat warga berkumpul di depan tiang atau papan display itu.
"Kita koordinasikan agar totem dimatikan, dan langsung di hard reset totem untuk dimatikan," kata Roby.
Pertamina sudah mengambil langkah-langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka mengirim tim IT Security untuk ke SPBU dengan nomor 142021141 itu.
"Untuk sementara ini dalam meningkatkan keamanan, totem-totem yang ada di SPBU seputaran Kota Medan yang memiliki totem itu semua dinonaktifkan. Paralel kita tingkatkan sekuriti terhadap sistemnya, untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang," tutur Roby.
(viva.co.id)
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen