Senin, 04 Mei 2026 WIB

LED SPBU di Medan Hina Jokowi dan Mega, Polisi Periksa 7 Saksi

Harijal - Senin, 27 Mei 2019 17:40 WIB
LED SPBU di Medan Hina Jokowi dan Mega, Polisi Periksa 7 Saksi
Photo : Istimewa.
Totem Display LED Milik SPBU Berisikan Ujaran Kebencian.

Aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait totem display LED milik SPBU di Jalan Marelan IV, Kota Medan, Sumatera Utara, yang memunculkan ujaran kebencian. Kini, video tersebut viral di Media sosial.

Kepala Satuan Reskrim Polres Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 7 orang saksi terkait ujaran kebencian itu.

"Sudah ada yang kita periksa sekitar 7 orang, yakni pegawai SPBU, termasuk manajer kita periksa semua dan didalami masing-masing," kata Jerico kepada wartawan, Senin, 27 Mei 2019.

Baca Juga:

Jerico mengungkapkan untuk saat ini, barang bukti diamankan sementara berupa laptop dan perangkat wifi dari lokasi untuk kepentingan penyelidikan. Untuk pelaku sendiri masih dalam proses penyelidikan.

"Kemarin itu baru kita cek ternyata router-nya itu, wifi-nya masih memakai password default. Jadi belum dia ganti masih pakai password lama yang pertama sekali dikasih sama vendor," tutur Jerico.

Baca Juga:

Tiang display di SPBU Pertamina ini, yang biasanya hanya menerangkan harga bahan bakar, justru turut menampilkan tulisan bernuansa SARA dan penghinaan kepada Jokowi dan Megawati.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo, mengatakan totem display LED milik SPBU Pertamina Marelan diretas.

Roby mengetahui hal itu Kamis malam, 23 Mei 2019, sekitar pukul 22.00 WIB, tak lama setelah pergantian petugas SPBU. Petugas sekuriti mengetahuinya setelah melihat warga berkumpul di depan tiang atau papan display itu.

"Kita koordinasikan agar totem dimatikan, dan langsung di hard reset totem untuk dimatikan," kata Roby.

Pertamina sudah mengambil langkah-langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka mengirim tim IT Security untuk ke SPBU dengan nomor 142021141 itu.

"Untuk sementara ini dalam meningkatkan keamanan, totem-totem yang ada di SPBU seputaran Kota Medan yang memiliki totem itu semua dinonaktifkan. Paralel kita tingkatkan sekuriti terhadap sistemnya, untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang," tutur Roby. 
(viva.co.id)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru