Senin, 04 Mei 2026 WIB

22.985 Babi Mati di Sumut Akibat Kolera

Harijal - Sabtu, 07 Desember 2019 21:52 WIB
22.985 Babi Mati di Sumut Akibat Kolera
(ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Sejumlah babi mati akibat kolera di buang di Sumatera Utara.

JAKARTA - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatra Utara mencatat hingga Sabtu (7/12) 22.985 ekor babi mati di Sumut. Kematian terjadi akibat virus hog cholera atau kolera babi yang melanda daerah tersebut.

"Sampai saat ini, kematian babi positif karena hog cholera. ASF masih menunggu dari menteri pertanian," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Sumut Mulkan Harahap seperti dikutip dari Antara (7/12)

Ia menyebut angka 22.985 babi yang mati tersebut menyebar di 16 kabupaten, Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Samosir, Simalungun, Pakpak Bharat, Tebing Tinggi, Siantar, dan Langkat.

Baca Juga:

Menurut dia, dari 16 Kabupaten yang terdapat kematian babi, Deli Serdang memiliki kasus tertinggi sebanyak 6.997 ekor, sedangkan yang tercatat kematian paling sedikit di Pematang Siantar sebanyak 12 ekor.

"Padahal sebenarnya kematian babi akibat hog cholera pertama kali diketahui terjadi di Dairi pada tanggal 25 September," ujarnya.

Baca Juga:

Mengantisipasi peningkatan angka kematian babi, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menyemprotkan disinfektan, membuka posko, penguburan bangkai babi, dan mencegah masyarakat membuang bangkai babi secara sembarangan.

"Kami masih terus melakukan sosialisasi, penguburan tetap terhadap bangkai babi," katanya.

(cnnindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru