Senin, 04 Mei 2026 WIB

Tubuh Diduga WNI Ditemukan Dalam Perut Buaya di Malaysia

Harijal - Minggu, 08 Desember 2019 09:30 WIB
Tubuh Diduga WNI Ditemukan Dalam Perut Buaya di Malaysia

KUALA LUMPUR - Seekor buaya dengan panjang 4,2 meter ditembak mati di sebuah sungai yang mengalir di area perkebunan distrik Ulu Suai, Sarawak, Malaysia. Penembakan buaya dilakukan menyusul adanya penemuan potongan tubuh manusia di sungai tersebut.

Benar saja, dikutip iNews Sabtu (7/12/2019), berdasarkan laporan media lokal Malaysia, The Star, saat perut buaya itu dibedah, ditemukan mayat yang sudah berupa tulang dan potongan pakaian di dalamnya.

Sebelumnya, buaya itu diburu oleh tim aksi satwa liar dari Korporasi Kehutanan Sarawak (SFC) dengan bantuan polisi dan warga desa setempat sejak akhir November lalu.

Baca Juga:

Perburuan dilakukan setelah dilaporkan reptil itu membunuh dan memakan seorang pekerja perkebunan asal Indonesia (WNI) yang hilang. Pekerja perkebunan bernama Abdul Situju (33) itu menghilang sejak Senin 25 November 2019, saat mengumpulkan sayuran di area rawa-rawa setempat.

Buaya itu ditembak mati pada Jumat 6 Desember waktu setempat. Sejumlah tulang manusia dan potongan pakaian kemudian ditemukan di dalam perut buaya itu.

Baca Juga:

CEO SFC, Zolkipli Mohamad Aton, menyatakan tulang dan pakaian di dalam perut buaya itu diyakini sebagai Situju.

Pasalnya, potongan tubuh manusia yang diduga bagian tangan dan torso ditemukan di tepi sungai yang terletak di dalam area perkebunan antara Miri dan Bintulu itu.

Dalam pernyataannya, Zolkipli berterima kasih kepada kepolisian dan warga desa setempat yang membantu timnya memburu buaya tersebut. Dia mengingatkan warga untuk melapor pada polisi dan SFC jika bertemu binatang berbahaya dan tidak berupaya melawannya sendiri.

"Buaya sangat berbahaya, jadi hal yang paling baik adalah memberitahu kami jika ada penampakan (buaya)," imbau Zolkipli.

(okezone.com)

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru