Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Pemerintahan
Hal itu diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan 580 caleg DPR RI terpilih periode 2024-2029. Adapun Said Abdullah, caleg daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur XI ini mendapatkan 528.815 suara.
Penetapan caleg terpilih berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor: 1205 tahun 2024 tentang penetapan perolehan kursi partai politik peserta pemilihan umum anggota DPR RI dalam pemilihan umum tahun 2024.
Baca Juga:
"Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) menimbang, mengingat, memutuskan menetapkan keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang penetapan perolehan kursi partai politik peserta pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dalam pemilihan umum tahun 2024," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Mochammad Afifuddin Ahad (25/8/2024).
"Kesatu: menetapkan perolehan kursi parpol peserta pemilihan umum anggota DPR pada setiap daerah pemilihan sebagaimana tercantum dalam lampiran I. Keputusan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keputusan ini. Kedua: Menetapkan rekapitulasi jumlah perolehan kursi Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat pada setiap daerah pemilihan sebagaimana tercantum dalam lampiran 2 keputusan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keputusan ini," dia menambahkan.
Baca Juga:
Afifuddin mengatakan, keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. "Ditetapkan di Jakarta tanggal 25 Agustus 2024," ucap dia.
Afifuddin kemudian menjelaskan, komisioner KPU akan membacakan daftar nama caleg dimulai dari Provinsi Aceh secara bergantian nama dan asal partai yang memperoleh kursi di dapil tersebut.
Dari data yang dibeberkan, Said Abdullah menjadi caleg terpilih dengan perolehan suara tertinggi sebesar 528.815 suara.
Sementara yang menempati posisi kedua yaitu Dedi Mulyadi dari Partai Gerindra dengan 375.658 suara. Berikutnya pada urutan ketiga dipegang oleh Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas dari Partai Demokrat dengan 318.223 suara.
Berikut rincian 10 caleg DPR RI terpilih dengan suara tertinggi:
1. Said Abdullah (PDI Perjuangan): 528.815 suara
2. Dedi Mulyadi (Gerindra): 375.658 suara
3. Edhie Baskoro Yudhoyono (Partai Demokrat) : 318.223 suara
4. Hillary Brigitta Lasut (Partai Demokrat): 310.780
5. Airin Rachmy Diani (Partai Golkar): 302.878 suara
6. Puan Maharani (PDI Perjuangan): 297.366 suara
7. I Nyoman Parta (PDI Perjuangan): 281.688
8. Fauzi H Amro (Partai Nasdem): 281.499 suara
9. Sofyan Tan (PDI Perjuangan): 279.334 suara
10. Komarudin Watubun (PDI Perjuangan): 278.024 suara
Liputan6
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Langkah inovatif Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang yang memberdayakan para kader Tim Penggerak Pemberdayaan
Pemerintahan
Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Pungli PPDB
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hanya selang beberapa hari setelah kejadian yang menewaskan 5 korban, kecelakaan maut kembali terjadi di ruas To
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekanbaru menyatakan komitmen penuh dampingi Pe
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Riau 1, Hendry Munief MBA meminta para kepala daerah di Provinsi Riau dapat me
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Program Satu ASN Satu RW bertujuan memperkuat pendataan warga. Program ini bertujuan mendukung penyaluran bantua
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang warga Bandung yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ka
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini 1 (PD 1) tsunami pagi ini untuk
Lingkungan
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini