Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
YOYOK Wardoyo, Dewan Penasihat Kerukunan Masyarakat Jawa Riau (KMJR), mencatat sejumlah nilai lebih kepemimpinan Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA termasuk dalam kapasitas sebagai Gubernur Riau yang disandangnya sejak beberapa tahun belakangan. Dari sejumlah catatan itu, menurut Yoyok, ia berani menyimpulkan kepemimpinan Arsyadjuliandi Rachman di jajaran Pemerintahan Provinsi Riau masih harus dipertahankan.
Dalam pandangan Yoyok, pemimpin yang akrab dengan panggilan Andi Rachman itu merupakan tipikal pekerja keras. Dunia usaha yang membesarkan Andi Rachman menuntut tipikal pelaku sebagai pekerja keras karena dihadapkan dengan persaiangan yang tidak ringan. “Etos kerja tinggi yang menjadi budaya di dunia usaha, kemudian ditularkan beliau saat dipercaya menjadi Gubri,” terang Yoyok.
Yoyok Wardoyo ditanya soal itu menyusul keputusan Andi Rachman yang menyatakan maju lagi di ajang Pemilihan Gubernur Riau 2018. Diusung Partai Golkar, PDI Perjuangan, dan Hanura, Andi yang membidik kursi Gubernur Riau periode 2019-2024 berpasangan dengan Bupati Rokan Hilir H. Suyatno AMP, untuk posisi calon Wakil Gubernur Riau.
Baca Juga:
“Saya juga menilai beliau memiliki kecerdasan intelektual yang bisa dibanggakan,” tambahnya. Selain karena latar belakang lulusan luar negeri, ditambah dengan seabreg pengalaman yang ditimbanya. Yoyok menunjuk contoh sejumlah kebijakan yang ditelurkan Andi Rachman selama menjadi Gubri, sarat dengan muatan untuk didedikasikan bagi kepentingan daerah dan seluruh anggota masyarakat yang memukiminya.
Yoyok juga menilai Andi Rachman sebagai seorang profesional di bidangnya, yang membuat setiap beban kerja yang dipercayakan kepadanya mampu diselesaikan dengan tuntas dan totalitas. Rekam jejak beliau juga bagus,” ia menambahkan.
Baca Juga:
Semisal ketika dipercaya menjadi anggota DPRD Riau atau DPR RI, atau ketika memimpin Kamar Dagang dan Industri Daerah Riau, menurut Yoyok, membuktikan pengabdian Andi Rachman yang tinggi untuk kepentingan Riau dan masyarakatnya. “Apalagi setelah dipercaya menjadi Gubri, beban beliau untuk mengabdi bagi kepentingan daerah praktis semakin bertambah berat,” katanya. “Alhamdulillah, saya melihat beliau bisa memikulnya dengan baik.”
Nilai plus lain kepemimpinan Andi Rachman sebagai Gubri, menurut Yoyok, yaitu sikapnya yang tidak membeda-bedakan di antara 12 kabupaten/kota yang ada di Riau. “Semua daerah mendapat kue pembangunan yang proporsional dari APBD Provinsi Riau. Itu membuktikan, Pak Andi memiliki perhatian dan kecintaan yang sama terhadap 12 daerah otonom yang berada di bawah administratif Pemerintahan Provinsi Riau,'' tuturnya.
Dalam kapasitas sebagai pemimpin di tengah tingkat heterogenitas masyarakat Riau yang tinggi, menurut Yoyok, Andi Rachman juga mampu menempatkan dirinya secara pas dengan tidak membedakan asal-usul, ras, agama, dan suku semua elemen masyarakat yang ada di daerah ini. “Dia mampu menempatkan diri sebagai pemimpin bagi semua masyarakat Riau dengan latar belakang yang begitu berbeda,” tambahnya.
Bagi Yoyok, sikap kepemimpinan Andi Rachman yang bisa diterima oleh semua golongan, diyakini akan mendatangkan imbas yang berarti bagi kepentingan daerah. “Karena dipimpin oleh sosok yang dinilai mampu mengayomi, maka dipastikan akan mendatangkan umpan balik berupa partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” katanya. “Bukankahkah pemerintah memiliki keterbatasan untuk menyelesaikan begitu banyak persoalan daerah?”
Bertolak dari sejumlah pertimbangan di atas, Yoyok menilai kepeimpinan Andi Rachman di Provinsi Riau masih harus dipertahankan dan dilanjutkan, termasuk dalam upaya menyelesaikan sejumlah bengkalai yang belum tertuntaskan. “Waktu yang selama ini dimiliki Pak Andi Rachman untuk membangun Riau masih terlalu sedikit, karena tak cukup untuk menuntaskan sejumlah agenda kerja,” pungkasnya. (rls)
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.comPEKANBARU Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PW &039Aisyiyah) Riau sukses menyeleng
Parlemen