Kamis, 30 April 2026 WIB

Thahjo Kumulo Ajak Masyarakat Lawan Praktek Politik Uang

Harijal - Rabu, 28 September 2016 22:05 WIB
Thahjo Kumulo Ajak Masyarakat Lawan Praktek Politik Uang
net
Tjahjo Kumolo

JAKARTA - kabarmelayu.com- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengajak masyarakat melawan berbagai jenis praktik politik uang serta penyalahgunaan kekuasaan menjelang pilkada serentak yang akan digelar pada Februari 2017 mendatang.

"Pada pilkada serentak, yang harus kita lawan adalah politik uang dan penyalahgunaan kekuasaan. Dalam tanda petik adalah menghalalkan segala cara termasuk, di dalamnya mengembangkan kampanye maupun isu bersifat provokatif yang membahayakan persatuan dan kestauan bangsa," kata Mendagri di Jakarta, Rabu (28/9/16).

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pilkada serentak akan digelar di tujuh provinsi, 18 kota, dan 76 kabupaten. Sebanyak 153 pasangan calon yang mendaftar, terdiri atas tujuh pasangan calon pada pemilihan gubernur, 18 pemilihan wali kota, dan 76 pemilihan bupati.

Baca Juga:

Mendagri mengatakan, pemerintah telah meminta Kepolisian serta Kementerian Komunikasi dan Informatia (Kominfo) mengusut tuntas siapa pun yang menyebarkan lewat media sosial (medsos) pesan-pesan yang sifatnya provokatif dan menganggu stabilitas daerah.

"Pilkada ini harus aman, demokratis," tegasnya.

Baca Juga:

Ia juga mengingatkan para pasangan calon gubernur, wali kota, dan bupati agar tidak menjadikan isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) untuk menebar kebencian.

"Tidak boleh. Kita adalah negara Bhinneka Tunggal Ika. Masyarakat mempunyai pilihan politik, nurani, dan sikap politik untuk memilih calon yang sesuai hati nurani," katanya.

Disebutkan, terdapat sejumlah kelompok yang kini berusaha menebarkan isu-isu berbau SARA dan bernada provokatif di Jakarta.

"Ada. Kepolisian sudah mempunyai datanya, termasuk BIN. Kami terus berkomunikasi dengan Kepolisian, BIN, dan Bawaslu. Dan, yang penting jangan sampai ada politik uang. Itu bisa merusak demokrasi," ujar Mendagri.

(riauterkini.com)

 

SHARE:
beritaTerkait
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎
komentar
beritaTerbaru