Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
MAKASSAR - Video pernikahan bocil alias anak-anak di bawah umur viral di media sosial belakangan ini. Peristiwa pernikahan anak itu terjadi di Kabupaten Wajo, Sulsel.
Terkait video viral itu, Koalisi Stop Perkawinan Anak (KSPA) Sulawesi Selatan langsung membentuk tim kerja demi mengawal dan mencegah kasus serupa terulang kembali.
Direktur Institute of Community Justice (ICJ) Makassar Warida Syafie sebagai salah satu anggota KSPA Sulsel di Makassar, Rabu (1/5/2022) mengatakan, kasus pernikahan anak yang terjadi di Wajo merupakan tamparan bagi pemerhati anak dalam upaya pencegahan pernikahan di usia anak.
Baca Juga:
Maka pantauan bagi yang telah menikah akan terus dilakukan guna memperoleh pengetahuan terkait kesehatan reproduksi. Selain itu, segera dilakukan pertemuan dengan pihak Pemerintah Kabupaten Wajo untuk mengetahui bagaimana perkawinan anak bisa terjadi di daerah itu.
"Sebenarnya ini tamparan buat kita semua. Karena peristiwanya sudah terjadi, yang bisa kita lakukan untuk kasus Wajo ini adalah memastikan anak-anak ini tetap dalam pantauan koalisi dan memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi kepada keduanya termasuk keluarganya," ujar Warida Syafie.
Baca Juga:
Peristiwa pernikahan anak di Kabupaten Wajo menjadi viral setelah video pernikahan pasangan MF (15) dan NS (16) diunggah tamu undangan di media sosial dan dikomentari ratusan netizen.
Perkawinan anak yang terjadi di Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo, Ahad, 22 Mei 2022 itu, mendapat perhatian serius sejumlah NGO yang tergabung dalam Koalisi Stop Perkawinan Anak.
Pada Rabu 1 Juni 2022, Koalisi Stop Perkawinan Anak melakukan pertemuan rutin dan menyebut peristiwa tersebut merupakan kasus luar biasa.
Sejumlah langkah strategis telah disusun KSPA, Warida menyebutkan saat ini tim kerja mulai bergerak dan melalukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait termasuk penjangkauan terhadap anak-anak dan keluarganya di Wajo.
Minta Media Tidak Eksploitasi
Koalisi Stop Kawin Anak akan melakukan pertemuan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Forum Komunikasi (FORKOM) PPA.
Selain itu, juga akan melakukan kunjungan ke pemerintah daerah Kabupaten Wajo terkait dengan langkah kongkret untuk perlindungan bagi anak.
KSPA Sulsel tidak lupa meminta media tidak mengeksploitasi anak-anak yang menjadi korban perkawinan anak ini.
"Saya kira media paham soal kode etik jurnalistik dan bagaimana pemberitaan yang ramah anak," kata Andi Yudha Yunus sebagai salah satu pemerhati anak yang juga menjadi anggota Koalisi Stop Perkawinan Anak.
Diharapkan tidak ada lagi kasus perkawinan anak yang terjadi di Sulsel dan masyarakat bisa terlibat aktif melakukan pencegahan mulai dari tingkat dusun, desa, sampai kabupaten dan provinsi.*
(sumber: Liputan6.com)
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan seluruh sekolah swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disd
Pendidikan
Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati inhil H.Herman, SE.MT hadiri Panen Padi Perdana Semaram kelompok Tani sekayan Subur di Desa Sekayan Dusun sem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyerahkan bantuan untuk tujuh kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat ti
Pemerintahan