Minta Masukan Jurnalis, Syahrul Aidi Fasilitasi Webinar Diskusi Publik Jurnalisme di Era AI
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) menggelar Webinar Diskusi Publik Meraj
TNI/Polri
SIAK, kabarmelayu.com - Gerakan Masyarakat (GEMAR) Siak Berzakat ke-11 1445 H/2024 M yang ditaja Baznas Kabupaten Siak, berlangsung di Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center Siak, Rabu (27/03/04), berhasil kumpulkan zakat sejumlah Rp689,770 Juta.
Gemar Siak Berzakat ke-11 ini dihadiri Bupati Siak Drs. H. Alfedri M.Si sekaligus menjadi petugas Anik Zakat, Unsur Firkopinda, Ketua Baznas, Ketua MUI dan Kakemenag Siak, Pimpinan BUMD, OPD, dan Swasta lainnya.
Acara Gemar Siak Berzakat ke-11 ini bertemakan "Keteladanan Pemimpin Dalam Berzakat".
Baca Juga:
Selain fokus ke zakat, acara ini juga disertai dengan kegiatan penandatanganan MoU antara BAZNAS Kabupaten Siak dan BWI perwakilan Kabupaten Siak tentang pemanfaatan tanah wakaf untuk usaha produktif yang dilaksanakan Bupati Alfedri selaku Ketua BWI Kabupaten Siak dan H. Samparis selaku ketua BAZNAS Kabupaten Siak.

Baca Juga:
Alfedri mengatakan bahwa MoU ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Ketua BWI pusat tentang kolaborasi zakat produktif dengan wakaf produktif yang diharapkan bisa menyalurkan hak-hak mustahik atau pola manfaat lainnya.
Selain itu, pada kesempatan ini juga Bupati Siak Alfedri menerima piagam penghargaan dari BAZNAS Siak atas dedikasinya menjadi pemimpin teladan zakat.
"Alhamdulillah dengan dukungan pemerintah daerah BAZNAS Kabupaten Siak menjadi contoh dan rekomendasi BAZNAS RI untuk BAZNAS lakukan studi banding," singkat Ketua BAZNAS Kabupaten Siak.
Sementara itu, Bupati Alfedri berikan mengapresiasi BAZNAS Siak dan UPZ yang ada di Kabupaten Siak atas pencapaian signifikan dari tahun ke tahun dan menjadi Kabupaten dengan pengumpulan zakat terbesar dari 514 Kabupaten Kota di Indonesia.
Alfedri juga mengingatkan bahwa dakwah tentang zakat ini tidak boleh berhenti karena masih banyak potensi-potensi umat yang belum berzakat atau berzakat secara langsung bukan melalui lembaga seperti BAZNAS.
"Harapannya negeri Siak menjadi negeri yang masyarakatnya lebih sejahtera, ekonominya lebih kuat, dan menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur," sebut Alfedri diakhir sambutannya.
Pada kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Siak menghadirkan 500 mustahik di Masjid Islamic Center untuk menerima zakat yang telah disiapkan BAZNAS Siak berupa uang tunai dan paket sembako yang akan disalurkan oleh Alfedri didampingi oleh Wakil Ketua 1 BAZNAS Provinsi Riau, DR Yahanan Ketua Baznas Siak, dan forkopimda Kabupaten Siak.
Selain itu, pada kesempatan ini BAZNAS Siak dan UPZ membuka kesempatan kepada para tamu undangan, pimpinan perusahaan dan instansi di lingkungan Kabupaten Siak maupun para muzakki yang hadir agar dapat menyalurkan zakatnya secara langsung di Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center.(inf/adi)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) menggelar Webinar Diskusi Publik Meraj
TNI/Polri
Jaga Semangat Ibadah di Usia Senja, Rumah Yatim Salurkan Paket Alat Sholat untuk 20 Lansia Dhuafa di Pekanbaru
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU BMKG Pekanbaru mencatat kenaikan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Riau. Dari tadi pagi sebanyak 115, sore
Lingkungan
Kemnaker dan BAZNAS Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Mustahik dan Penyandang Disabilitas
TNI/Polri
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perkebunan adalah kekuatan dasar Riau yang harus diubah menjadi kesejahteraan rakyat. Perkebunan merupakan kekua
Ekbis
Polisi Bongkar Sindikat Pembuat dan Pengedar SIM Palsu di Riau, 8 Tersangka Diamankan
Hukrim
Bukan Sekadar Menangkap, Noki Loviko Imbau Masyarakat Bersama Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,SIAK Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak membongkar sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang be
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah hotspot (titik panas) di Riau terus bertambah. Pagi ini pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofis
Lingkungan