Senin, 08 Juni 2026 WIB

Cegah TPPO dari Meranti Perlu Koordinasi APH

Redaksi - Kamis, 30 Mei 2024 07:49 WIB
Cegah TPPO dari Meranti Perlu Koordinasi APH
Budi Argap Situngkir.(Foto: Ist)
MERANTI - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkum HAM) Riau, Budi Argap Situngkir mengajak agar semua pihak ikut mendukung pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang biasanya masuk melewati ''pelabuhan tikus" di Kepulauan Meranti.

Para pencari kerja yang melewati pelabuhan tak resmi itu disinyalir merupakan korban TTPO.

"Terkadang ada yang hanya untuk menjadi pekerja kasar, yang tidak punya skill ke luar negeri, masa kita biarkan. Dia sudahlah bukan orang Selatpanjang, mungkin dari Jawa Barat atau NTT, ngapain harus dari Selatpanjang," terang Budi Argap Situngkir.

Baca Juga:

Hal tersebut menurutnya karena lebih dekat dari Jakarta ke Singapore atau Malaysia. Ada kemungkin tenaga kerja ini diseludupkan atau diperdagangkan. Dan itu harus dicegah.

Untuk mengatasi itu, butuh kerja sama pemangku kepentingan. Sehingga, pencegahan dapat dilakukan dengan maksimal.

Baca Juga:

"Mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk mencegahnya. Imigrasi selalu berkoordinasi dengan APH (aparat penegak hukum) baik kepolisian maupun TNI AL untuk memantau," ujar Budi.

Untuk pengawasan ada di kewenangan APH. Kalau sudah ditangkap baru Imigrasi berperan. Keimigrasian sendiri memiliki keterbatasan, seperti ketiadaan armada. Oleh sebab itu perlu koordinasi APH.

Diakui Budi Argap, untuk di Kabupaten Kepulauan Meranti, kerja sama APH dengan pemerintah daerah setempat maupun pihaknya terutama dalam mencegah TPPO sudah sangat bagus, dan hubungan yang baik ini harus terus ditingkatkan.

"Orang yang berusaha masuk dari pelabuhan-pelabuhan tikus itu harus kita cegah secara bersama, makanya ini butuh dukungan semua pihak termasuk teman-teman dari media," ungkapnya.

Jka pencegahan tersebut hanya mengandalkan aparat penegak hukum pasti akan terasa berat. Pencegahan butuh kerjasama semua pihak terkait termasuk masyarakat.(mer)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Modus Kunjungi Saudara, Pengiriman PMI Ilegal di Dumai Terbongkar
Polisi Amankan 29 Korban TPPO Berbayar Belasan Juta di Dumai
Polres Dumai Gagalkan Penyelundupan 63 PMI Ilegal dan 7 WNA ke Malaysia
Pasutri di Bengkalis Diduga Terlibat TPPO, 5 Pekerja Migran Ilegal Diamankan
Polres Bengkalis Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia
Remaja Perempuan di Inhu Dilaporkan Hilang, Ditemukan di Jambi
komentar
beritaTerbaru