Polisi Tangkap Buronan Kasus Karhutla di Siak, Sempat Halangi Pemadaman
Polisi Tangkap Buronan Kasus Karhutla di Siak, Sempat Halangi Pemadaman
Hukrim
Penolakan tersebut disampaikan melalui keterangan resmi Aliansi Cipayung Plus Provinsi Riau yang diterbitkan hari ini, Jumat (31/5/2024). Penolakan itu akan diwujudkan dalam bentuk aksi damai yang akan dilaksanakan untuk menyuarakan ketidaksetujuan mereka terhadap agenda tersebut.
Menurut perwakilan Cipayung Plus Provinsi Riau, Asihot Mario selaku koordinator aksi lapangan, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kekhawatiran atas kondisi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi PHR.
Baca Juga:
"Kami melihat banyak permasalahan yang belum terselesaikan, terutama yang berkaitan dengan dampak lingkungan dan sosial akibat operasi perusahaan minyak di daerah kami," tegas Mario.
Aliansi Cipayung Plus, yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa dan pemuda, seperti HMI, GMNI, HIMA PERSIS, IMM, KAMMI, PMKRI, SEMMI dan GMKI, menyatakan bahwa langkah ini adalah bentuk protes simbolis terhadap berbagai isu lokal yang mendesak.
Baca Juga:
Mereka menyoroti isu-isu seperti kerusakan lingkungan akibat operasi perusahaan minyak, kurangnya kontribusi terhadap pembangunan lokal, serta ketimpangan sosial-ekonomi yang dirasakan masyarakat Riau.
"Kami menghargai nilai-nilai Pancasila dan pentingnya peringatan Hari Lahir Pancasila, namun kami juga perlu menyuarakan kekecewaan kami terhadap kondisi di daerah kami yang belum mendapatkan perhatian yang cukup," ujar Mario dalam rilis yang diterima media ini.
Untuk menegaskan penolakan, aksi ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi dan kekecewaan mereka secara langsung dan terbuka. Mereka berharap aksi ini akan menarik perhatian pihak terkait untuk lebih serius menangani berbagai masalah yang ada di Provinsi Riau terutama dengan Pertamina Hulu Rokan (PHR) .
Lebih lanjut, Cipayung Plus Provinsi Riau mendesak agar ada perhatian lebih dari pihak terkait, baik dari perusahaan dalam hal ini PT PHR, untuk lebih serius menangani berbagai masalah yang ada, terutama untuk kemaslahatan masyarakat yang ada di sekitarnya.
Cipayung Plus Provinsi Riau berharap agar ada langkah nyata dari semua pihak terkait untuk meningkatkan kesejahteraan serta menjaga kelestarian lingkungan di Riau.
Mereka menegaskan bahwa aksi penolakan ini adalah bentuk kepedulian dan cinta terhadap daerah, dengan harapan Riau yang lebih baik dan adil bagi semua pihak.
Polisi Tangkap Buronan Kasus Karhutla di Siak, Sempat Halangi Pemadaman
Hukrim
Anniversary ke5 Domte Community, Polsek Binawidya Pekanbaru Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Bersama Ojol
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, terus berupaya meningkatkan ku
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru mencatat kemenangan 21 atas tim tamu Persiraja pada pertandingan Pegadaian Championship 2026/202
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kecelakaan maut terjadi di Tol Bangkinang, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Insiden melibatkan satu un
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kemandirian ekonomi harus mulai dibangun sejak bangku kuliah. Pesan tersebut mengemuka dalam Summit Event Legisl
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hujan merata yang membasahi bumi Riau sejak malam kemarin, menekan angka hotspot (titik panas). Sore ini, Sabtu
Lingkungan
Mutasi di Lingkungan Polres Siak, Sejumlah Kasat dan Kapolsek Mengikuti Upacara Serah Terima Jabatan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama DPRD Kota Pekanbaru menyiapkan rancangan peraturan daerah (Perda) yang
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kabel jaringan internet yang menumpang pada tiang PLN di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) belum sepenuhny
Peristiwa