Prabowo Hadir di Riau, Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau kecewa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
Pertemuan lanjutan di RM Sederhana Teluk Kuantan ini dihadiri oleh perwakilan RAPP Elwan Jumandri, Egri Dwiputra, Ismet Inono. Sedangkan dari pihak Tani Sakato Basamo (SKB) hadir Ketua Kelompok Tani Rustam Ependi, Sekretaris Efri Suryadi, bendahara Tamsur dan Asri Datuak Topo beserta anggota
Dalam pertemuan untuk kedua kalinya ini kelompok tani SKB mendesak pengembalian hak Hutan Tanaman Industri (HTI) milik Kelompok Tani Sakato Basamo (SKB) di Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi paling lambat 15 Agustus 2024 mendatang oleh pihak PT RAPP unit usaha Grup APRIL yang berlokasi di Blok Langsat seluas 1.800 hektare, yakni berdasarkan kesepakan tahun 2011 lalu.
Baca Juga:
Menurut pengurus, lahan 1.800 Ha milik kelompok tani ini tidak lagi cukup menguntungkan hasilnya. sebab, satu kali daur atau selama 5 tahun sudah berjalan selama 13 tahun.
Oleh karena itu, anggota kelompok meminta menemukan adanya formula yang tepat hingga tidak muncul lagi permasalahan baru dengan adanya pengerjaan pengolahan lahan Kelompok Tani oleh pihak RAPP
Baca Juga:
Ketua Kelompok Tani Sakato Basamo Rustam Ependi menjelaskan, kalau permasalahan itu sudah lama mencuat sejak 2 tahun lalu. Sebelumnya, tanggal 22 maret 2023 kedua belah pihak telah mengadakan musyawarah yang dihadiri oleh pihak PT.RAPP diantaranya Maswir (Alm) dan Ahmad Yani selaku Askep SGR menghasilkan kesepakatan Teke Over atau ganti rugi lahan lahan namun tidak ada realisasi
Berjalanya waktu tidak ada keinginan atau itikad baik dari pihak PT.RAPP untuk menyelesaikan permasalahan ini. Selanjutnya tanggal 18 Desember 2023 Kelompok Tani mengirim Surat terhadap perusahaan agar dapat mengembalikan hak atas tanah milik Kelompok Tani Sakato Basamo seluas 1.800 ha, namun hingga hari ini pihak perusahaan belum juga menanggapi tuntutan anggota Kelompok Tani
"Kita semuanya bertekad, jika permasalahan ini tidak kunjung diselesaikan, takut Kelompok Tani atau masyarakat akan mengambil tindakan sepihak. Karena bagi mereka, lahan itu adalah harta paling berharga. Sementara pihak perusahaan sendiri tidak ada memberikan solusi kepada masyarakat" tutup Rustam Ependi
Terkait dengan pertemuan tersebut salah seorang Humas PT. RAPP Kuansing dan Kampar Elwan Jumandri menyampaikan, akan di sampaikan ke pihak manajemen perusahaan, segera dalam waktu dekat akan ada pertemuan lanjutan.(RA)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Festival Pacu Jalur (FPJ) dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 resmi ditutup. Penutupan berlangsung
Budaya
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan
TNI/Polri
KemnakerJICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
TNI/Polri
Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Article
Kapolres Pelalawan Pimpin Anev Penanggulangan Bencana Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga KeluhkanbJalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Peristiwa
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Lingkungan