Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Sinergi Pentahelix: PHR, PKBI Riau, dan IKES Payung Negeri Gelar Studi Lapangan Penyebab Stunting

Redaksi - Rabu, 25 Desember 2024 06:56 WIB
Sinergi Pentahelix: PHR, PKBI Riau, dan IKES Payung Negeri Gelar Studi Lapangan Penyebab Stunting
Foto: PKBI Riau
PEKANBARU, Desember 2024 - Stunting merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia, termasuk di Provinsi Riau. Kondisi ini terjadi ketika anak mengalami hambatan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Untuk lebih memahami penyebab stunting yang bersifat multidimensional, Pertamina Hulu Rokan dan PKBI Riau melalui Program PHR Peduli Stunting bekerja sama dengan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru melaksanakan kegiatan "Studi Lapangan Penyebab Stunting" pada minggu kedua dan ketiga Desember 2024.

Kegiatan ini berlangsung di tiga lokasi yang menjadi fokus intervensi, yaitu Kampung Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak; Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis; dan Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.

Baca Juga:

Lokasi-lokasi ini dipilih berdasarkan prevalensi stunting yang cukup tinggi, serta keberadaan penerima manfaat Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari program PHR Peduli Stunting yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:

Selama pelaksanaan studi lapangan, peserta yang terdiri dari ibu hamil dengan kekurangan energi kronik (KEK) dan orang tua balita berisiko stunting didampingi oleh enumerator untuk mengisi biodata dan kuesioner yang telah disiapkan.

Kuesioner tersebut meliputi beberapa item penting, seperti pengetahuan ibu tentang stunting, pengetahuan ibu tentang gizi pada balita dan ibu hamil, serta pola asuh orang tua dan dukungan keluarga terhadap ibu hamil.

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang menyebabkan stunting, termasuk asupan gizi, kebersihan, infeksi, serta pola asuh yang diterapkan oleh keluarga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat diperoleh data yang berguna untuk merancang program yang lebih efektif dalam menanggulangi stunting di Riau.

Kolaborasi antara PHR, PKBI Riau, IKES Payung Negeri dan masyarakat setempat diharapkan dapat terus berlanjut untuk menciptakan solusi yang lebih komprehensif dalam mengatasi masalah stunting di masa depan.(*)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perkuat Sinergi Organisasi, PKBI Riau Laksanakan Rapat Pleno III Daerah 2026
Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan
Camat dan Lurah di Pekanbaru Diminta Awasi Anak Tengkes
Wali Kota Pekanbaru Hadiri Raker PHRI Riau 2026, Siap Kolaborasi
Tiga Tahun Beroperasi, PT. APGWI Klaim Berhasil Tingkatkan Produksi West Kampar
Wabup Yuliantini Pimpin Rapat Rencana Kerja Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting
komentar
beritaTerbaru