Senin, 28 September 2026 WIB

Anggota Koptan Sahabat Lestari Mengadu ke DPRD Riau, Sertifikat KKPA Ditahan

Redaksi - Senin, 20 Oktober 2025 19:09 WIB
Anggota Koptan Sahabat Lestari Mengadu ke DPRD Riau, Sertifikat KKPA Ditahan
Anggota kelompok tani saat menemui anggota DPRD Riau, Edi Basri.(Foto: ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Keluhkan sulitnya mendapatkan sertifikat kebun sawit KKPA nya, Rafizis, anggota KKPA Koperasi Produsen Petani Sahabat Lestari desa Kota Garo dan anggota lainnya datangi gedung DPRD Riau, Senin, (20/10/2025). Mereka menemui Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, Dr. Edi Basri untuk meminta bantuan.

Di kantor DPRD Riau, Rafizis menceritakan betapa sulitnya meminta sertifikat kebun KKPA mereka yang ada di desa Kota Garo, kecamatan Tapung Hilir, Kampar.

Rafizis menjelaskan perjuangannya untuk mendapatkan sertifikat kebun sawit miliknya itu sudah cukup panjang dan terlalu lama.

Baca Juga:

Sebelumnya, sudah pernah ada Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal masalah ini. Menurut anggota, sertifikat kebun itu sudah seharusnya diterima, sebab hutang mereka sudah lunas.

"Saya sudah coba minta ke Koperasi melalui ketua, dia suruh saya mencari sendiri. Saya surati PT. SBAL (Sekar Bumi Alam Lestari) selaku bapak angkat, tapi surat saya tak dibalas," tutur Rafizis.

Baca Juga:

Rafizis dan anggota kelompok tani lainnya juga sudah meminta bantuan DPRD Kabupaten Kampar, namun DPRD Kampar mengatakan tidak mungkin memanggil PT. SBAL lagi dikarenakan sudah diadakan RDP di DPRD Provinsi.

Dengan harapan yang penuh keyakinan, kali ini Rafizis mengadukan permasalahannya ke Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau agar dapat dibantu Proses pengambilan Sertifikat kebun sawitnya.

"Saya yakin dan berharap penuh pada Ketua Komisi III ini," tambahnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Septian Nugraha: Beasiswa SDM Sawit Jadi Bekal Generasi Muda Bangun Bengkalis
Produksi CPO Riau Tembus 9,4 Juta Ton per Tahun
KSO Kebun Sitaan Dipersoalkan, Aktivis Desak Kejaksaan Periksa Direksi Agrinas
PT. Oscar Investama Diakui Tak Memiliki Kebun Inti, Izin Dipertanyakan
Masuki Kebun yang Ditanam dan Dirawat Sendiri, Anggota Kelompok Tani Diserang, 11 Orang Luka hingga Kritis
Lama Bersengketa, Kelompok Tani 80 Sumber Berkah Kembali Masuki Kebun di Desa Muara Langsat
komentar
beritaTerbaru