Penataan Tepian Sungai Sail, Pemko Gandeng Kemenko
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM menunjukkan komitmen dalam mempercepat pembangunan di Kota Pek
Pemerintahan
Kepala Dinsos Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengungkapkan, keluarga ini diduga meminta-minta di jalanan. Pihaknya segera bergerak cepat melakukan penanganan.
"Tim sudah menjangkau keluarga tersebut untuk dilakukan pemeriksaan dan asesmen," ujar Zulfahmi.
Baca Juga:
Hasil penelusuran, keluarga tersebut diketahui berdomisili di Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru. Tim kemudian bekerja sama dengan lurah serta perangkat RT dan RW setempat mengantarkan keluarga tersebut kembali ke rumahnya.
"Kami telah melakukan penjangkauan, membawa mereka ke kantor untuk pendataan dan asesmen. Ternyata, keluarga ini sering berpindah-pindah tempat. Meski sempat mengaku tidak memiliki rumah di Pekanbaru untuk menarik simpati, faktanya mereka memiliki tempat tinggal," ujar Zulfahmi Adrian.
Baca Juga:
Dalam proses mediasi yang dilakukan, pihak kelurahan berkomitmen untuk membantu pengurusan identitas kependudukan keluarga tersebut.
Dinsos Kota Pekanbaru berencana mengusulkan data keluarga ini ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar mereka dapat menerima bantuan sosial sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Dinsos untuk memberikan penanganan yang tepat dan berkelanjutan bagi warga yang membutuhkan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan kasus serupa kepada Dinsos, agar dapat ditangani secara profesional dan sesuai prosedur.
PMasyarakat diharapkan terus mendukung upaya pemerintah dalam menangani permasalahan sosial demi kesejahteraan bersama.
Diberitakan sebelumnya, Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi menyampaikan, saat ini, mengemis dan meminta-minta bukan lagi karena desakan ekonomi, namun mengemis dijadikan sebagai profesi sehari-hari.
Penghasilan pengemis dan peminta-minta di Pekanbaru ternyata bisa melebihi penghasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun karyawan swasta setiap bulannya. Dalam satu jam saja, pengemis bisa meraup Rp60.000.
Ketika pengemis meminta-minta selama satu jam, maka bisa meraup Rp600 ribu dalam sehari. Jika sebulan, dikalikan 30 hari maka mencapai Rp18 juta.
Mayskur Tarmizi menambahkan, Pemko Pekanbaru berencana membuat surat edaran untuk mencegah masyarakat memberi uang kepada pengemis. Nantinya, pemberi uang kepada pengemis di jalan terancam sanksi.
"Kita akan buat surat edaran, kita sosialisasikan, serta butuh dukungan semua pihak. Bukan cuma pemerintah, tapi masyarakat," ungkapnya.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM menunjukkan komitmen dalam mempercepat pembangunan di Kota Pek
Pemerintahan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Ribuan warga memadati area Lapangan Tugu Bengkalis untuk menyaksikan parade musik, pameran, hingga berbelanja di
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herman menyerahkan bantuan kepada wa
Pemerintahan
Menaker Penyandang Disabilitas Harus Mendapat Kesempatan Kerja yang Setara
TNI/Polri
Polsek Kandis dan Petani Satukan Langkah, Mengawal Ketahanan Pangan untuk Masa Depan Bangsa
Lingkungan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Satreskrim Polres Bengkalis menetapkan seorang pria berinisial AS sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak
Hukrim
Kapolda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi, Sasar 17 Desa di Wilayah 3T
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan hasil seleksi administrasi bagi Komisaris dan Direksi PT Bank Riau Ke
Pemerintahan
Tinjau PT Pan Brothers Tbk, Menaker Soroti Komitmen Perusahaan Mempekerjakan Penyandang Disabilitas
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berubah mencekam dalam sepekan terakhir. Seekor monyet besar mem
Peristiwa