Wabup Bengkalis Bagus Santoso Jabat Sekjen YJTN Jakarta
kabarmelayu.com,JAKARTA Wakil Bupati Bengkalis, Provinsi Riau, Dr. H. Bagus Santoso secara didaulat dan dipercaya untuk mengemban amanah
Pemerintahan
Bagaimana tidak, sejak usaha tersebut berdiri pertama kali sekitar tahun 2020 di Perumahan Bafanda, warga mengaku nyamuk-nyamuk di daerah itu semakin banyak serta muncul permasalahan lainnya yang mengganggu kenyamanan warga.
Setelah mendapat penolakan dari warga, usaha itu kini berpindah ke lokasi baru tak jauh dari lokasi semula.
Baca Juga:
"Saat ini mereka membangun tempat usahanya di lokasi yang baru, tak jauh dari lokasi sebelumnya, di Jalan Sawo Kecik, masih di seputaran Jalan Mahang Raya. Tentu kami di sini tak mau kejadian yang sama terulang lagi," terang salah seorang warga sekitar.
Meski sudah berkali-kali melakukan aksi penolakan, namun pemiliknya tetap melaksanakan pembangunan di atas lahan yang diperkirakan berukuran 20X20 meter tersebut, meski tanpa izin yang jelas.
Baca Juga:
Sebelumnya, warga sudah mengadukan masalah ini ke aparat setempat bahkan hingga ke Kantor Camat Siak Hulu. Diketahui, saat tim kesehatan dari Puskesmas Pandau Jaya melakukan sidak, pada usaha yang mengatasnamakan Bank Sampah Pandau Jaya itu ditemukan adanya limbah medis berupa bekas infus.
Temuan tim saat itu, ada tumpukan sampa yang tidak tertutup. Ditemukan limbah medis berupa botol infus, menunjukkan pemilahan sampah tidak konsisten dan belum sesuai standar.
Tim kesehatan Puskesmas saat itu melihat kondisi tersebut menimbulkan resiko terhadap kesehatan. Area dimaksud berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya vektor penyakit. Antara lain nyamuk, lalat dan tikus.
Catatan tim kesehatan, bahwa lokasi yang digunakan belum layak untuk dan belum memenuhi syarat kesehatan lingkungan. Selain itu, pada lahan baru yang telah dilakukan pembangunannya, juga belum dapat dinilai kelayakannya.
Tim kesehatan saat itu juga mengeluarkan beberapa rekomendasi, di antaranya pengendalian vektor berkala (fogging internal dan larvasida) serta melakukan penilaian lanjutan terhadap lahan baru sebelum ditetapkan sebagai lokasi resmi.
Saat pertemuan dengan pihak Pemdes Pandau Jaya, Rabu (7/1/2026), terungkap bahwa pihak desa Pandau Jaya belum mengeluarkan rekomendasi berbentuk apapun terhadap usaha itu.
Pada prinsipnya, Pemdes Pandau Jaya mengeluarkan rekomendasi untuk usaha itu selama tidak berbahaya bagi lingkungan, tidak menganggu kenyamanan warga serta tidak berpotensi mengganggu kesehatan.
Pihak desa memberi solusi agar warga dengan pemilik usaha tersebut membuat MoU yang berisi poin-pin kesepakatan yang selanjutnya ditandatangani oleh kedua belah pihak. Jika pemilik usaha melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan itu, nantinya akan dilakukan penindakan.
kabarmelayu.com,JAKARTA Wakil Bupati Bengkalis, Provinsi Riau, Dr. H. Bagus Santoso secara didaulat dan dipercaya untuk mengemban amanah
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau kembali menggelar razia yang menyasar 12 tempat hiburan ma
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2026 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, disahkan sebes
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PELALAWAN Seekor beruang liar berukuran besar berkeliaran di sekitar kawasan permukiman warga Desa Beringin Makmur, Kecama
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) menemukan masih adanya hotspot (titik panas) di dalam areal pe
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian terus berkomitmen memberikan pelayanan kunjungan yang opti
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mengamankan pasangan suami istri (pasutri) berinisial, LM (45) dan M
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto mengeklaim capaian restorasi gambut telah mencapai sekitar 451
Lingkungan
Kapolda Riau dan Menhut Raja Juli Antoni Bahas Kelestarian Gambut di Rumah Runding Bengkalis
Lingkungan
kabarmelayu.com,DUMAI Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Dumai bersama Bea Cukai Dumai membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, keci
Ekbis