Polisi Ringkus Empat Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Tambang
Polisi Ringkus Empat Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Tambang
Hukrim
Kabar Melayu (BENGKALIS) - Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie menjelaskan, dukungan untuk percepatan pengembangan dan pembangunan pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, terus mengalir dari berbagai pihak.
Selain dari Pelaksana Tugas Gubernur Riau (Plt Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman, mantan Gubernur Riau H Saleh Djasit serta empat anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Riau H Abdul Gafar Usman, Hj Instiawati Ayus, Hj Maimanah Umar dan Rosti Uli Purba, dukungan dimaksud kata Ahmad Syah juga diberikan Ketua DPD RI H Irman Gusman.
"Begitu juga dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Semuanya memberikan dukungan untuk percepatan pengembangan dan pembangunan pulau Rupat sebagai kawasan destinasi wisata bahari unggulan di Provinsi Riau," jelas Ahmad Syah, Selasa (17/11/2015).
Baca Juga:
Dikatakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Riau ini, dukungan tersebut disampaikan mereka saat diskusi pada acara jamuan makan malam di kediaman Plt Gubri di Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru, Senin (16/11/2015) malam.
"Sebagai bentuk dukungan, DPD RI, khususnya anggota DPD RI asal Riau akan menjadwalkan kunjungan dan menggelar rapat koordinasi singkronisasi penyerapan aspirasi daerah langsung di pulau Rupat," jelas Ahmad Syah.
Baca Juga:
Ketika ditanya mengenai dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ahmad Syah mengatakan dalam bentuk pembangunan insfrastruktur jalan.
Masih kata Ahmad Syah, hal itu langsung disampaikan Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat H Hediyanto W Husaini yang juga hadir dalam jamuan makan malam tersebut.
Ahmad Syah mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak tersebut. Khususnya dari Ketua DPD RI Irman Gusman serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
"Kita tentu menyambut baik dukungan tersebut. Apalagi saat ini, lebih-lebih pasca terbentuk Provinsi Kepulauan Riau, di Provinsi Riau boleh dikatakan tidak ada lagi destinasi wisata bahari yang menjadi unggulan," ujar Ahmad Syah.
Untuk itu Ahmad Syah mengatakan, dalam waktu dekat dia akan menyurati anggota DPD RI asal Riau untuk melakukan kunjungan kerja sekaligus melaksanakan rapat di pulau Rupat. Tentunya dengan mengikutsertakan kementerian terkait. Termasuk Ketua DPD RI Irman Gusman
Sebelum itu, aspirasi agar DPD RI ikut memperjuangkan percepatan pengembangan dan pembangunan pulau Rupat sebagai destinasi wisata unggulan di Riau disampaikan politisi Partai Golongan Karya Riau, Tarmizi.
Aspirasi itu disampaikan Tarmizi saat mengikuti rapat koordinasi singkronisasi aspirasi daerah dalam rangka konsolidasi anggota DPD RI dengan pemangku kepentingan untuk percepatan pembangunan di Grand Ballroom Hotel Aryaduta Pekanbaru, Senin (16/11/2015) siangnya.(rec)
Polisi Ringkus Empat Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Tambang
Hukrim
Menjaga Ketahanan Pangan di Ujung Musim, Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Hadir Mengawal Petani Hingga Panen
Lingkungan
Puluhan Anggota TNI Datangi Polsek Bina Widya Pekanbaru, Ada Iringan Lagu Ulang Tahun Hari Bhayangkara
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang a
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya percepatan pembangunan daerah terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Salah satu
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Mantan Chairman Riau Pos Group, Rida K Liamsi, mengaku menjadi korban perlakuan yang tidak adil dari manajemen
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, kembali menggandeng kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluar
Pemerintahan
Sempat menghilang dalam OTT (Operasi Tangkap Tangan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singi
Hukrim
Terdetiksi 254 Hotspot, Pemkab Siak Perkuat Mitigasi Hadapi Super El Nino
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Si
Hukrim