Senin, 27 April 2026 WIB

Akses Ekonomi Riau Utara Dibuka, Rencana Pembangunan Jalan Guntung-Simbar-Mandah Dilakukan Dua tahap

Redaksi - Minggu, 16 Maret 2025 02:12 WIB
Akses Ekonomi Riau Utara Dibuka, Rencana Pembangunan Jalan Guntung-Simbar-Mandah Dilakukan Dua tahap
Kunker Abdul Wahid ke Desa Sungai Simbar, Inhil.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comINHIL - Gubernur Riau Abdul Wahid meninjau rencana pembangunan jalan yang menghubungkan Guntung, Simbar, dan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Jalan sepanjang 70 kilometer ini diharapkan dapat membuka akses bagi masyarakat di wilayah utara Riau yang selama ini masih terpencil dan bergantung pada pasang surut air laut.

"Ya, hari ini saya sama Pak Bupati dan Kadis PU meninjau rencana pengerjaan jalan Guntung, Simbar, dan Mandah. Mudah-mudahan jalan ini bisa dilanjutkan, karena ini memang akses paling terpencil di daerah wilayah utara," ujar Gubri Wahid saat peninjauan di Desa Sungai Simbar, Kateman, Kabupaten Inhil, Sabtu (15/3/2025).

Wilayah utara ini sebut Gubernur memang paling terpencil. Masyarakat di daerah ini sangat bergantung pada air pasang surut untuk aktivitas sehari-hari. Jika musim ombak atau air surut, aktivitas mereka terhenti, sehingga ekonomi juga melambat.

Baca Juga:

Menurutnya, jalan darat akan menjadi solusi bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian, terutama kelapa yang menjadi komoditas utama daerah ini. Saat ini, distribusi hasil pertanian sering terhambat akibat kondisi transportasi yang masih mengandalkan jalur air dengan alur sungai yang tidak terlalu dalam.

"Jadi kalau begitu air surut, aktivitas masyarakat sini terhenti. Nah, oleh karena itu ekonomi jadi melambat. Maka kalau ada akses jalan darat, dia ekonominya berkembang. Di sini ini adalah pusat pertanian kelapa, kelapanya bagus, cuma kadang-kadang untuk membawa hasil pertanian dan orang tergendala oleh air pasang surut," jelas Wahid.

Baca Juga:

Rencana pembangunan jalan ini mencakup dua tahap, yakni dari Guntung ke Simbar sepanjang 35 kilometer dan dari Simbar ke Mandah sejauh 35 kilometer. Gubernur menargetkan pada 2026 proyek ini sudah menunjukkan progres yang signifikan.

"Nanti perencanaannya akan dibuat matang oleh Dinas PU. Ini baru tahap awal dengan meninjau langsung ke lapangan," terangnya.

Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur di daerah terpencil guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sinergi Bangun Desa: PT Conch dan Pemdes Tualang Teken MoU Pembangunan Jalan Kampung
Agung Nugroho: Perbaikan Jalan Tahun Ini Harus Lampaui 42 Km
Pemkab Siak Ambil Langkah Tegas Cegah Kerusakan Jalan
Sepanjang 900 Kilometer Drainase di Pekanbaru Dinormalisasi Tahun Ini
Jelang Lebaran, Jalan Rusak di Pekanbaru Kembali Mulus
Perbaikan Drainase Salah Satu Fokus Pemko Pekanbaru Tahun Ini
komentar
beritaTerbaru