Selasa, 28 April 2026 WIB

Capaian Progres Pemutihan PKB Capai Rp969 Juta dari Rp1,2 Miliar

Harijal - Senin, 01 November 2021 16:37 WIB
Capaian Progres Pemutihan PKB Capai Rp969 Juta dari Rp1,2 Miliar
ilustrasi

PEKANBARU - Capaian progres dari program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga saat ini sudah mencapai Rp969.323.412.118,00. Jika Dipersentasekan sebanyak 75,95 persen dari total Rp1,276.770.171.663,00. 

Demikian dikatakan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Herman, Senin (1/11/21). 

"Itu progres terhitung hari ini. Jumlahnya itu kami yakin terus akan bertambah," kata Herman. 

Baca Juga:

Menurut Herman lagi, progres itu diyakini akan terus bertambah dari 9 November 2021 akhir program pemutihan PKB. Keyakinan itu bisa dilihat dari capaian persentase dari PKB yang sedang berjalan. 

Namun, untuk biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) ada pergeseran di APBD-Perubahan. Yakni sebanyak Rp861.668.674.504,00. Perubahan  angka itu, setelah mendapatkan data dari Gakendo.

Baca Juga:

"Setelah kita dapat data Gakendo, ternyata angkanya tak seperti itu. Dan itu nantinya kita sesuaikan," ungkap Herman. 

Meski begitu, Herman menyatakan target yang sudah dicapai dari angka yang akan disesauikan itu saya rasa cukup tinggi, yakni Rp697.082.886.966.00. Jika dipersentasekan mencapai 80.90 persen. 

"Kita tetap optimis, karena pedoman kita tetap berdasarkan angka dari Gakendo jadi pedoman kita. Dari total bea balik nama itu 95 persen dari BBNK untuk kendaraan baru. Karena ini terkait dengan kebijakan BBN 0 persen," papar Herman. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji
PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0
Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau
Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus
komentar
beritaTerbaru