Hardiknas 2026, Kepala UPT SDN 019 Pandau Jaya Tekankan 3M untuk Kemajuan Pendidikan
kabarmelayu.comKAMPAR Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei, sejatinya menjadi momentum refleksi d
Pendidikan
JAKARTA - Kementerian Perdagangan memastikan telah menerbitkan Surat Persetujuan Impor (SPI) jagung sebanyak 100 ribu ton pada 16 November 2018 lalu. Pengajuan izin impor dilakukan melalui sistem perizinan terpadu via daring (Online Single Submission/OSS) dan terintegrasi langsung dengan sistem perizinan ekspor-impor Kemendag, yakni Inatrade.
Direktur Jenderal Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan impor bisa langsung dijalankan lantaran ini merupakan hasil rapat koordinasi terbatas di tingkat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Rencananya, jagung diharapkan mendarat di Indonesia 30 hari hingga 40 hari mendatang.
"Karena ini sudah persetujuan rakortas, maka tidak usah nanti-nanti (ekspornya)," jelas Oke di Kemenko Perekonomian, Senin (19/11).
Baca Juga:
Volume jagung yang didatangkan kali ini berjumlah 100 ribu ton dan memiliki tenggat waktu sampai enam bulan mendatang. Ini agar sesuai dengan beleid yang berlaku, yakni pasal 6 Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 21 Tahun 2018 bahwa persetujuan impor berlaku paling lama enam bulan.
"Dari mana jagungnya, itu dari Brazil dan Argentina," jelas dia.
Baca Juga:
Sebelumnya, pemerintah merestui izin impor jagung sebanyak 100 ribu ton yang diklaim untuk menjaga keseimbangan harga.
Impor jagung yang dimaksud untuk peternak mandiri dan akan dijual sesuai harga acuan yang ditetapkan Kementerian Perdagangan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 58 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Acuan di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen. Di dalam beleid tersebut, harga acuan penjualan jagung ke konsumen adalah sebesar Rp4.000 per kilogram (Kg).
Impor jagung ini dilakukan di tengah dilema produksi yang diperkirakan surplus. Berdasarkan data yang dikantongi Kementerian Pertanian, proyeksi produksi jagung hingga akhir tahun ini mencapai 30,4 juta ton.
Proyeksi itu terdiri dari produksi jagung di Pulau Jawa sebanyak 11,6 juta ton dan di Luar Jawa sebanyak 18,4 juta ton. Sementara, konsumsinya secara nasional hanya mencapai 18 juta ton. Artinya, terdapat surplus produksi sebanyak 12,4 juta ton.
(cnnindonesia.com)
kabarmelayu.comKAMPAR Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei, sejatinya menjadi momentum refleksi d
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, melaksanakan uoacara peringatan Hari Pendidikan Nasion
Pendidikan
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan