Wawako Markarius Apresiasi Gelar Budaya Melayu Islam DMDI Pekanbaru
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST, M. Arch, mengapresiasi pelaksanaan Gelar Budaya Melayu
Muslim
Hal itu terungkap saat Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau bersama UPPKB Tenayan Raya melaksanakan operasi gabungan penertiban kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) serta travel gelap (Penumbar) di beberapa titik di Kota Pekanbaru sejak sepekan terahir.
Dalam razia tersebut, Ditlantas Polda Riau menemukan sejumlah sopir truk bertonase besar tidak membawa surat izin mengemudi (SIM) dan kartu tanda penduduk saat berkendara. Pengakuan mereka, SIM dan KTP ditahan oleh perusahaan tempat dia bekerja sebagai jaminan.
Sebagian besar sopir truk bertonase besar tidak dapat memperlihatkan surat-surat termasuk SIM dan kartu identitasnya (KTP). Mereka mengaku bahwa SIM dan KTP-nya ditahan oleh perusahaan.
Baca Juga:
"Dari penindakan-penindakan kami sebelumnya kami selalu menemukan sopir kendaraan berat itu tidak dibekali SIM dan KTP. SIM itu sebagai jaminan di perusahaan. Sehingga kami selalu menegur bahwa SIM itu kewenangan sopir. Jadi kalau ini kita biarkan terjadi sesuatu masalah atau kecelakaan, identitas sopir ini minim sekali. Tidak bisa kita tau namanya siapa dan alamatnya di mana, karena KTP dan SIM nya tidak ada," papar Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Riau, AKBP La Gomo, Rabu (21/05/2025) petang.
Terkait temuan ini, Ditlantas Polda Riau dan jajaran tetap melakukan tindakan penilangan terhadap sopir yang bersangkutan.
Baca Juga:
"Tetap kami tilang dan kami tegur, supaya disampaikan kepada pihak perusahaan tempat dia bekerja bahwa SIM itu merupakan lisensi sopir mengemudikan kendaraan bahwa dia telah memenuhi syarat sesuai dengan undang-undang," tegas AKBP La Gomo.
Mengantisipasi permasalahan ini, Ditlantas Polda Riau mengimbau dan mengedukasi kepada pengemudi dan perusahaan agar tidak menahan SIM sopir. Karena SIM harus tetap dibawa saat berkendara oleh sopir.
"Kita akan sentuh sopirnya, SIM menjadi hak karena harus melekat kepada sopir. Kami juga berencana akan mengundang operator-operator angkutan ini untuk kami berikan edukasi bahwa sopir harus memiliki SIM yang diatur dalam undang-undang, tidak boleh ditahan," tegasnya.
Ditambahkan, sejak sepekan terakhir, Ditlantas Polda Riau telah melakukan penindakan lebih dari 500 lebih kendaraan tonase besar yang over kapasitas dan over dimensi (ODOL).
Tindakan ini salah satu upaya menekan fatalitas kecelakaan diakibatkan oleh kendaraan-kendaraan tonase besar maupun pelanggaran kecil. Kemudian juga untuk mendukung program pemerintah Zero ODOL di Provinsi Riau.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST, M. Arch, mengapresiasi pelaksanaan Gelar Budaya Melayu
Muslim
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan,
Muslim
kabarmelayu.com,ROHIL Polisi mengamankan pria dan wanita saat asyik menggunakan narkoba jenis sabu dan ekatasi. Keduanya diamankan dalam p
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Kabupaten Bengkalis mengikuti tahapan presentasi dan wawancara Apresiasi Parasamya Karya Kencana Tingkat Nasiona
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau pagi ini berada di angka 124, Jumat pagi (11/9/2026). Seme
Lingkungan
kabarmelayu.com,SORONG Upaya penegakan hukum terhadap praktik mafia tanah di Tanah Papua, menyita perhatian publik nasional. Sosok pengu
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau melakukan koordinasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Pr
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jajaran Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai terus memperketat pe
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polemik pengelolaan kebun kelapa sawit hasil penertiban kawasan hutan kembali mencuat. Sekelompok aktivis yang t
Hukrim
kabarmelayu.com,ROHIL Lapas kelas II A Bagansiapiapi (menerima kunjungan dari jajaran pimpinan dan manajemen Rumah Sakit (RS) Cahaya Ujung
Sosial