Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau Hari Ini
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (
Lingkungan
Johan sebelumnya ditemukan warga bersimbah darah dalam kebun sawit Danau Baru sekitar pukul 16.30 WIB di hari yang sama. Pada bagian tubuh korban terdapat luka-luka menganga akibat benda tajam di bagian belakang kepala, leher, punggung dan wajah. Luka-luka itu mengindikasikan Johan diserang secara brutal.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Subayang melalui Kasat Reskrim AKP Gian Wiatma Jonimandala menjelaskan, pengungkapan bermula dari laporan warga terkait penemuan sesosok mayat di perkebunan sawit.
Baca Juga:
Setelah menerima laporan tersebut, Satreskrim Polres Kampar langsung bergerak cepat mengungkap pelaku pembunuhan yang menggegerkan itu.
"Begitu menerima laporan, tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Dari hasil awal penyelidikan, identitas pelaku sudah kami kantongi. Kurang dari empat jam, pelaku berhasil diamankan," ujar AKP Gian.
Baca Juga:
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Yanto dan istrinya, Erni, yang saat itu melintas di area perkebunan. Keduanya melihat seorang pria tergeletak dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak. Keduanya pun melapor ke perangkat desa.
"Setelah dilakukan pengecekan bersama warga dan aparat desa, dipastikan korban sudah meninggal dunia," jelas AKP Gian.
Hasil identifikasi, korban adalah Johan. Polisi kemudian melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti di sekitar lokasi kejadian.
Dari hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), polisi mencurigai AN, yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.
"Pelaku merupakan sepupu korban yang diduga menyimpan dendam lama. Berdasarkan keterangan saksi dan bukti di lapangan, tim langsung bergerak ke rumah pelaku dan mengamankannya," ungkap AKP Gian.
Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Motif pembunuhan dipicu rasa dendam karena korban kerap mencuri buah sawit dan dodos milik pelaku, meski sudah berulang kali diperingatkan.
Pelaku AN mengaku merencanakan pembunuhan tersebut. Saat bertemu korban di kebun sawit, pelaku langsung menyerang membabi buta membacok korban menggunakan parang. Pelaku kemudian melarikan diri.
Pelaku beserta barang bukti berupa sebilah parang kini diamankan di Mapolres Kampar untuk proses hukum lebih lanjut.
"Saat ini penyidik masih mendalami perkara guna melengkapi berkas penyidikan," tutup AKP Gian.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (
Lingkungan
Bukan Sekedar Pemusnahan Narkoba tapi Penyelamatan Puluhan Ribu Jiwa
TNI/Polri
Ketahanan Pangan Polsek Kandis, Hamparan Jagung Tumbuh Subur dan Berkembang dengan Baik
Lingkungan
Jusuf Kalla Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Memberikan Solusi
Article
kabarmelayu.com,PEKANBARU PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II menambah rute penerbangan i
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Polsek Senapelan meringkus sorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini mere
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau saat ini dilaporkan masih harus menjalani perawatan intensif di rum
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herma
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, memimpin langsung prosesi pelantikan puluhan pejabat di lin
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Kedua
Pemerintahan