Senin, 08 Juni 2026 WIB

Astaga! Dibunuh oleh Pemberontak Irlandia 32 Tahun Lalu, Jasad Guru Ini Ditemukan

Harijal - Minggu, 07 Mei 2017 11:36 WIB
Astaga! Dibunuh oleh Pemberontak Irlandia 32 Tahun Lalu, Jasad Guru Ini Ditemukan
(Foto: PA)
Proses penggalian kuburan Seamus Ruddy di Prancis.

PARIS - Seamus Ruddy yang berprofesi sebagai seorang guru dibunuh dan dikuburkan secara diam-diam pada 1985 ketika terjadi konflik di Irlandia. Ia sempat diculik terlebih dahulu sebelum disiksa dan kemudian ditembak mati. Saat kejadian Ruddy diketahui tengah menetap di Paris, Prancis.

Seamus Ruddy diketahui merupakan korban penculikan oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Irlandia atau Irish National Liberation Army (INLA). INLA sendiri adalah sebuah organisai ilegal di Republik Irlandia atau kelompok pemberontak yang bertujuan untuk menciptakan sebuah republik sosialis dan melepaskan Irlandia Utara dari Inggris.

Sebagaimana disitat dari The Guardian, Minggu (7/5/2017), Ruddy merupakan salah satu korban dari lusinan orang yang diculik dalam konflik yang berlangsung puluhan tahun lalu tersebut. Komisi Independen Pencarian Korban (ICLVR) telah mengonfirmasi penemuan sisa-sisa jasad Ruddy di sebuah hutan dekat Rouen, Prancis.

Baca Juga:

Kini petugas berwenang tengah melakukan pemeriksaan forensik terhadap sisa-sisa jasad Ruddy. Mendengar informasi tersebut, saudara perempuan Ruddy yang tak kenal lelah untuk menuntut pencarian kakaknya itu dilaporkan telah berada di Prancis.

Ruddy menjadi korban penculikan karena ia diduga memiliki keterlibatan dengan INLA dan mengetahui lokasi penyimpanan serta pengadaan senjata kelompok tersebut yang berada di Prancis. Ia diduga dibunuh karena memutuskan hubungannya dengan kelompok itu.

Baca Juga:

Seamus Ruddy merupakan satu dari empat korban yang masih hilang hingga saat ini dan diperkirakan telah tewas. Dari tiga korban yang masih hilang satu di antaranya diketahui sebagai anggota INLA. (rav)


(rfa/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Pagi Ini
Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal
Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG
Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu
Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
komentar
beritaTerbaru