Minggu, 26 April 2026 WIB

Kasus Malaria Ditemukan di Pekanbaru, Dipastikan Bukan Penularan Lokal

Redaksi - Jumat, 04 Oktober 2024 19:20 WIB
Kasus Malaria Ditemukan di Pekanbaru, Dipastikan Bukan Penularan Lokal
Ilustrasi.(Foto: Ist)
PEKANBARU - Kasus malaria yang terjadi di Indragiri Hilir (Inhil) hingga ditetapkan status KLP di Kuala Selat dan Rokan Hilir (Rohil), kini mulai terdeteksi di Pekanbaru.

Untuk kasus malaria di Pekanbaru, Dinas Kesehatan kota menegaskan bahwa kasus tersebut bukan berasal dari penularan lokal, melainkan kasus impor yang dibawa dari luar kota.

"Kasus malaria di Pekanbaru hanya satu, dan itu merupakan kasus impor. Jadi, bukan penularan yang terjadi di dalam kota," jelas Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Fira Septiyanti, pada Jumat (4/10/2024).

Baca Juga:

Fira menekankan, bahwa Pekanbaru tidak termasuk daerah endemis malaria. Sejak awal tahun 2024, Dinas Kesehatan telah melakukan pemantauan ketat dan tidak menemukan kasus malaria yang muncul dari wilayah tersebut.

"Sampai saat ini, hanya ada satu kasus malaria yang dikonfirmasi di Pekanbaru, tetapi itu bukan berasal dari sini. Oleh karena itu, tidak ada kebutuhan untuk menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) malaria di Pekanbaru," ujarnya.

Baca Juga:

Meski begitu, Dinas Kesehatan mencatat adanya 35 alert yang muncul dan telah ditangani melalui diversifikasi oleh petugas.

Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru aktif melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), memastikan kesiapsiagaan dan tindakan cepat.

"Tim kami rutin melakukan SKDR dan memberikan bimbingan kepada petugas yang bertanggung jawab di puskesmas maupun rumah sakit," ungkapnya.

"Kami juga memastikan seluruh laporan SKDR dari puskesmas dan rumah sakit di Pekanbaru sudah lengkap dan dikirimkan tepat waktu," pungkas Fira.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Belum Ada Kasus Virus Nipah di Riau, Tetap Waspada
Per Februari, Malaria di Riau Tembus 238 Kasus
304 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Riau Selama 2025, Musim Hujan Peternak Diminta Lebih Waspada
Indonesia Peringkat Kedua Kasus TBC Dunia, Perkuat Kolaborasi
Pertama di Indonesia, Tim Dokter RSUD AA Tangani Paru-Paru Bocor Tanpa Operasi
Kenali Gejala Anak Terkena Diabetes Tipe 2, Pakar Beri Peringatan Keras!
komentar
beritaTerbaru