Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Jadul, Cara Membuat Kue Bika Minang Sangat Diminati

Harijal - Minggu, 20 November 2016 14:15 WIB
Jadul, Cara Membuat Kue Bika Minang Sangat Diminati
gosumut.com
Ilham sedang membakar kue Bika khas Minang

MEDAN - Meskipun penganan modern kini semakin banyak pilihan, ternyata makanan tradisional tetap tidak tergusur zaman. Contohnya kue bika yang merupakan kue tradisional khas Minang yang begitu diminati oleh warga Medan. Nurmalis (55) memperoleh omset  ratusan ribu rupiah dari ketrampilannya membuat kue bika.

Dengan memanfaatkan badan jalan dikawasan Jalan Amaliun Medan, Nurmalis dibantu dua putranya Ilham dan Abdul Daud (16) menggelar dagangannya. Mereka tidak hanya menjual kue yang sudah jadi, proses pembuatan hingga memasaknya pun dilakukan di tempat. Pembeli pun mendapatkan kue bika dalam kondisi yang masih hangat.(bersambung)

Bahannya kue bika adalalah kelapa parut, tepung beras, gula pasir yang diaduk rata. Selanjutnya dimasukkan ke dalam cetaan yang terbuat dari aluminium. Tapi kuenya tidak langsung menyentuh aluminium, ia sebelumnya dialaskan daun pisang." Seharusnya bukan daun pisang, tapi juga daun waru. Tapi karena sulit mendapatkan daun waru di Medan, kami gantikan dengan daun pisang,"ungkap Ilham. Kue dialaskan agar tidak apinya tidak langsung menyentuh kue yang mengakibatkan kuenya menghitam.

Baca Juga:

Satu persatu adonan dimasukkan ke dalam cetaan. Selanjutnya kue disusun didalam loyang, barulah dimasukkan ke dalam pembakaran yang dibawahnya sudah memiliki api yang bernyala. "Hmm, aromanya luar biasa wangi," ungkapnya.

Tempat masaknya pun memanfaatkan drum bekas. Setelah loyang dimasukkan ke dalam tempat pembakaran, bagian atasnya turun ditutup kembali. Di atasnya juga terdapat api yang bahan bakarnya menggunakan limbah kelapa.

Baca Juga:

Mengapa harus menggunakan bahan bakar dari kayu? Ilham berujar, bahan bakar dari kayu membuat kue bika menjadi lebih wangi dan proses pemasakannya pun tidak butuh waktu lama. Tapi yang lebih penting adalah kami ingin menjaga rasa dan cara pembuatan kue bika ini seperti layaknya jaman dahulu." Resepnya juga sama," ujarnya.

Ia berharap cara yang digunakannya turut menghadirkan unsur nostaliga bagi masyarakat Minang yang ada disekitarnya. Sementara bagi etnis lain bisa menjadi sebentuk nilai promosi untuk lebih memperkenalkan makanan tradisional Minang.

 


(gosumut.com)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Wako Agung Putus Langsung Kabel Fiber Optik Ilegal di Ronggo Warsito Pekanbaru
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Murid Kelas VI UPT SDN 006 Terpadu Kubang Jaya Lulus 100 Persen, Kepsek Tegaskan Penilaian Tak Hanya di Bidang Akademik
komentar
beritaTerbaru