Minggu, 05 Juli 2026 WIB

Diet Gula Malah Bikin Berat Badan Naik, Masa Sih?

Harijal - Jumat, 25 Mei 2018 23:14 WIB
Diet Gula Malah Bikin Berat Badan Naik, Masa Sih?
(Foto: Shutterstock)
Ilustrasi Gula.

SEBAGIAN besar masyarakat percaya bahwa gula adalah penyebab utama diabetes. Pasalnya, penyakit ini ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Diabetes dapat diidentifikasi pertama kali dengan bau manis pada air seni. Urin akan menjadi manis dan bergula dan menandakan kadar gula darah yang tinggi.

Melansir theconversation, Seiring waktu, perawatan diabetes telah berfokus pada makanan,terutama menghindari gula dan makanan manis untuk membatasi kadar gula darah yang tinggi. Banyak perdebatan tentang jumlah dan ambang gula serta perannya dalam diabetes.

Sebagaimana diketahui, Diabetes tipe satu adalah penyakit autoimun, di mana genetika dan faktor lingkungan berinteraksi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan gula dapat memainkan peran dalam pengembangan diabetes tipe 1. Sementara untuk diabetes tipe 2, pada prinsipnya, mempengaruhi atau mempercepat perkembangan penyakit tergantung pada pola konsumsi.

Baca Juga:

Sebagian besar masyarakat percaya gula adalah sukrosa (campuran glukosa dan fruktosa). Kesalahpahaman paling umum adalah glukosa darah berasal hanya dari gula makanan, padahal hampir semua gula dalam tubuh, termasuk darah, berbentuk glukosa. Salah satu dari banyak gula termasuk dalam keluarga karbohidrat.

Penelitian menunjukkan bahwa diet gula yang tinggi menyebabkan penambahan berat badan yang cepat, dan merusak kemampuan tubuh untuk secara efektif mengatur glukosa darah. Efek ini disebabkan oleh fruktosa yang merupakan komponen sukrosa dan bukan glukosa.

Baca Juga:

Pada manusia, diet tinggi gula juga telah terbukti meningkatkan berat badan serta faktor risiko untuk penyakit kardiovaskular. Tetapi, efek ini hanya terjadi ketika kalori tidak terkontrol.

Selain itu, penelitian observasional telah gagal menunjukkan hubungan yang berbahaya antara gula diet dan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 telah muncul melalui peningkatan berat badan. Orang yang lebih gemuk akan makan lebih banyak hal (tidak hanya gula dan kalori ekstra) dari nutrisi apa pun yang menyebabkan penambahan berat badan.

Belakangan ini perdebatan telah beralih ke minuman manis, seperti minuman bersoda. Gula dalam minuman kurang kenyang dibandingkan gula dalam makanan padat, hal ini dapat mendorong Anda untuk makan lebih banyak.

Minuman manis telah dikaitkan dengan diabetes tipe 2, terlepas dari kegemukan tubuh. Namun, jus buah belum dikaitkan dengan diabetes tipe 2 meski memiliki kandungan gula yang sama dengan minuman bersoda.

(okezone.com)

SHARE:
beritaTerkait
Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi
Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan
DK PWI Pusat Desak Riau Pos Grup Bayar Hak Eks Karyawan
Polri untuk Masyarakat, Kapolda Riau Tinjau Jembatan Merah Putih di Dumai
Pastikan Keamanan Stok Beras, Menko Polkam Tinjau Gudang Bulog di Sumut
komentar
beritaTerbaru