Rabu, 29 April 2026 WIB

Pekanbaru Targetkan PPKM Level 1

Harijal - Kamis, 23 September 2021 14:05 WIB
Pekanbaru Targetkan PPKM Level 1
ilustrasi

PEKANBARU - Kota Pekanbaru berstatus PPKM Level 2, hingga dua minggu ke depan. Wali Kota Pekanbaru Firdaus menyebut, setelah ini ibukota Provinsi Riau itu bisa ke PPKM level 1.

"Dari indikator-indikatornya, kita sudah mendekati PPKM level 1. Jadi kita yakin, dalam dua minggu ke depan, kita bisa," kata Wali Kota, Kamis (23/9/2021).

Sementara, Wakil Wali kota Pekanbaru Ayat Cahyadi yang juga merupakan Ketua Tim Tracing dan Testing Satgas COVID-19 Kota Pekanbaru menjelaskan, saat ini jumlah tracing kontak erat sudah meningkat dari sebelumnya.

Baca Juga:

Ayat mengaku ada sejumlah daerah yang berhasil melakukan tracing 1:10 di masa PPKM level 3 lalu. Ada beberapa daerah yang mengatakan, sudah bisa mentracing sampai 10 orang dari kontak erat seorang yang terpapar COVID-19.

"Kita berterimakasih kepada semua tim yang bersinergi," jelasnya.

Baca Juga:

Lanjutnya, dengan suksesnya tracing sebagai salah satu indikator penerapan PPKM, maka mendukung pemerintah dalam pencegahan dini penyebaran COVID-19. Sehingga mendukung Kota Pekanbaru turun dari tingkatan PPKM.

"Karena yang idealnya, satu orang terpapar COVID-19, maka yang ditracing adalah 15 orang kontak eratnya, jadi 1:15. Kalau dulu, tracing kita cuma sampai 4 orang dari satu orang terpapar COVID-19. Alhamdulillah saat ini sudah PPKM Level 3, tapi kita ingin menuju PPKM level 2," jelasnya. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief: Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji
komentar
beritaTerbaru